Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Anyaman Pemuda Asal Belitung Ini Mendunia Berkat Internet


0

BELITUNG -- Tak banyak anak seumuran Muhammad Hatta, Anak Baru Gede (ABG) asal Belitung kelas 9 sekolah menengah kejuruan di pulau Belitung.

Pemuda berperawakan gemuk ini punya kemampuan yang sangat unik dan biasa hanya dilakoni oleh wanita,yaitu menganyam, membuat pernak-pernik, dan mendesain pakaian wanita.

Sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hatta menggeluti hobinya ini. Berbagai jenis rajutan ia buat lewat tangannya yang lincah dan gemulai.  Uniknya anyaman karya nya justru menggunakan bahan baku yang di luar pikiran orang banyak. 

Hatta menganyam berbagai jenis produk menggunakan tali rapia dan kantong kresek yang sudah tidak terpakai.

Dari ‘”tarian” tangannya, Hatta mampu menghasilkan berbagai jenis karya yang cukup unik. Mulai dari tas, dompet, topi pantai, tempat ponsel, topi wanita, gantungan kunci, sarung botol minuman, pernak-pernik gantungan kunci anyaman, dan masih banyak lainnya yang benar-benar buatan tangannya.

Binaan Telkom

Hatta merupakan salah satu UKM binaan Telkom yang kini sudah mulai mendigitalkan produk karyanya lewat jalur dunia maya.

Selain meningkatkan hasil produksi dan memenuhi pesanan pelanggannya, Hatta juga mengajari anak-anak muda di sekitar tempat tinggalnya merajut. Ia pun tak sungkan berbagi ilmu dan ikut membina puluhan pemuda di Belitung khususnya Tanjung Pandan untuk punya kemampuan sepertinya dan bisa menghasilkan tambahan uang.

Bahkan Hatta juga menjadi guru ilmu keterampilan di sekolah-sekolah mulai dari SMP hingga SMU. “Setiap hari saya mengajar di sekolah-sekolah. Bidang studi keterempilan seperti ini yang saya ajarkan,” katanya saat dikunjungi IndoTelko di showroom-nya di Tanjung Pandan Belitung.

Menurut Hatta, banyak sekali pesanan yang datang kepadanya.  Kadang kala pesanan-pesanan tersebut sulit dipenuhinya lantaran dia masih bekerja sendiri.  Ia mencontohkan rajutan topi berbahan baku tali rapia. “Topi ini pesanan sebuah sekolah yang ingin tampil dalam sebuah karnaval. Sekitar 150 pesanan topi harus saya buat,” ceritanya.

Masuk Gallery KUKM

Selain memenuhi pesanan pelanggannya, Hatta pun mesti mengisi kebutuhan gallery KUKM Belitung, dimana ia tergabung di dalamnya bersama ratusan pengrajin rumahan lainnya. Dan Hatta merupakan anggota KUKM termuda bahkan sangat muda yang ada di perkumpulan pengrajin asal Belitung ini.

Tak hanya jago menganyam dan membuat pernak-pernik. Hatta juga mampu menciptakan desain baju wanita yang sangat cantik.  Bahkan ia sempat masuk tiga besar dalam lomba desain yang di gelar oleh deaainer nasional Ivan Gunawan dan sempat tampil di Jakarta. “Saya ingin menjadi desainer ternama,” katanya mengungkapkan cita-citanya.

Masuknya Telkom dalam mendukung UKM digital di kawasan Belitung membuat perkembangan industri kerajinan dan rumahan di Belitung selangkah lebih maju.  Hatta pun merasakan hal itu.  Hatta sudah bisa menjual produknya lewat toko online yang disediakan Telkom, seperti Blanja.com.

Ia pun mulai memaksimalkan keberadaan sosial media seperi halnya Facebook.  Ia bercerita, bahwa bantuan Telkom dan bimbingan dari ketua UKM Digital Belitung Ibu Wiji Rahayu yang membuatnya bersemangat mendigitalkan produknya. “Ibu Wiji yang ajarkan saya main internet dan membuat Facebook,” katanya.

Lewat Facebook ia sempat merasakaan penjualan produknya dengan harga yang cukup tinggi.  Sebuah tas wanita yang terbuat dari bahan kantong plastik yang dianyam.  “Waktu itu barangnya hanya satu.  Namun banyak sekali yang mau dan berminat membeli,” ceritanya.  Demi keadilan dan menghindari hal-hal yang tidak enak, Hatta melelang produknya tersebut.  “Tas itu laku Rp.1,5 juta,” katanya.

Sadar akan pengaruh internet dan digitalisasi terhadap karya-karyanya, Hatta kini rajin berinteraksi di dunia maya khususnya Facebook. Ia berangan-angan bahwa produknya bisa dilihat orang dan dikenal.  Mimpinya pun kini semakin meningkat tinggi, ingin sekolah desainer di ibukota.  Ia ingin menjadi desainer yang andal dan mencipta berbagai produk pakaian wanita yang tentu saja dijual dan ditawarkan lewat internet.  Dan kini dunia sudah di tangan Hatta.

(***)

Sumber: Indotelko.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Sukses Dirikan Rumah Makan, Ridho Capai Omzet Miliaran Rupiah

Pemilik rumah makan "Ayam Gepuk Pak Gembus", Ridho Nurul Adityawan mengakui berwirausaha lebih enak ketimbang jadi karyawan. Ridho yang juga dipanggil Pak Gembus ini mengakui hidupnya leb ...

Kenapa Ir. Soekarno Disebut Sebagai Sang Proklamator?

Sang Proklamator, mungkin sampai sekarang beliau adalah tokoh yang paling banyak dikagumi orang di Indonesia. Soekarno terus menerus melakukan pendekatan dan kerjasama dengan Jepang dengan tujuan a ...

8 Buku Ini Direkomendasikan Bill Gates untuk Kamu Baca!

Buku adalah jendela dunia, begitu orang banyak menyebutnya. Begitu pula bagi miliarder asal Amerika Bill Gates, buku merupakan benda yang sangat berharga bagi siapapun yang menginginkan kehidupan yang ...

Tebar Inspirasi Bersama Wanita Pendiri Kesuksesan GoJek

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang salah satu co-founder perusahaan digital GoJek, Alamanda Shantika Santoso. Eksekutif wanita yang satu ini merupakan salah satu alasan mengapa GoJek mam ...

4 Pebisnis Muda RI yang Punya Omzet Rp 300 Juta per Bulan

Apa yang akan (atau sedang) kamu alami saat memasuki usia 20-an? Berkutat dengan segala tugas kuliah? Atau bekerja di sebuah perusahaan maupun instansi pemerintah? Itu semua bagus dan tak ada yang sal ...

Kenapa Bung Hatta Digelari Sebagai Bapak Koperasi Indonesia?

Mohammad Hatta merupakan salah satu tokoh bangsa yang amat dibanggakan oleh masyarakat Indonesia dari masa ke masa. Bersama dengan Presiden pertama Soekarno, jasa Hatta sangat besar dalam membebaskan ...

Max Gunawan, Putra Indonesia Pencipta Lampu Lumio yang Inovatif

Pengalaman hidup selalu memberikan pelajaran yang terbaik bagi seorang manusia. Dengan pengalaman hidup tersebut kita bisa mengetahui banyak hal serta belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang pern ...

Bisnis Limbah Pinus, Wanita Ini Raup Omzet Puluhan Juta

Ketika melangkahkan kaki di Jalan Gondosuli, Kelurahan Waru, Malang, Jawa Timur‎, terdengar suara bising dari mesin gergaji. Tepat di sebuah rumah sederhana bercat kuning, tampak kesibukan beberapa ...

Hobi Ternak Kecoa, Mahasiswa Ini Raup Omzet Rp 87 Juta Perbulan

Kecoak bagi sejumlah orang adalah hal yang menjijikkan. Namun tidak untuk mahasiswa asal Taiwan, Dong Zhiwen. Bahkan ia berhasil meraup keuntungan besar dengan berjualan kecoak. Bagaimana bisa? Don ...

Berawal dari Kuli Panggul, Kini Sukses Lewat Aplikasi Android

Henry Jufri, kuli panggul asal Makassar, menjadi bahan obrolan netizen sepekan belakangan. Sebabnya, pria 32 tahun ini berhasil mendapat penghasilan dari Google Play sebanyak US$ 1.200 atau Rp 16 juta ...