Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Sukses Berbisnis ala Pendiri Oracle


0

Lawrence Joseph Ellison atu lebih dikenal sebagai Larry Ellison (lahir 17 Agustus 1944, di kota New York), adalah pendiri Oracle, salah satu perusahaan tersukses yang bergerak di bidang IT. Dianggap memiliki gaya hidup yang eksentrik, Larry Ellison adalah salah satu miliarder paling terkenal dan menduduki peringkat ke-7 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes tahun 2016.

Kehidupan mempesona Larry Ellison tidak selalu tentang kaviar dan yacht raksasa. CTO Oracle yang terkenal kompetitif ini pernah ditinggalkan oleh ibunya, putus kuliah dan database engineer wannabe yang miskin. “Saya memiliki semua keadaan yang diperlukan untuk tidak sukses,” kata Ellison.

Apa saja kira-kira rahasia sukses Larry Ellison? Apa kiat-kiat ampuhnya dalam membuat perusahaan bernilai milyaran dollar? Simak tips-tips sukses ala Larry Ellison berikut ini :

1. Optimis dan pantang menyerah

Memiliki sifat optimis dan pantang menyerah adalah poin utama yang dapat membawa kamu pada kesuksesan. Seringkali, memiliki pola pikir positif adalah teknik yang memungkinkan kita untuk memblokir pikiran negatif, dan terkadang mampu menangkal berbagai kekhawatiran, ketakutan, dan berbagai pikiran buruk saat menjalankan bisnisnya.

Dilansir dari BisnisHack, Larry Ellison lahir dari ibu yang tidak menikah berusia 19 tahun. Ketika masih sembilan bulan, ibunya menyerahkannya untuk diadopsi oleh bibi dan pamannya, imigran Rusia-Yahudi di Chicago South Side.

Ketika dewasa, Larry  pindah ke California, bekerja sebagai programmer selama delapan tahun berikutnya. Lalu ia pergi mendirikan bisnis bersama mantan bosnya, Robert Miner, untuk mendirikan cikal bakal dari Oracle Systems Corp. Kedua mitra ini berjuang. Larry bahkan harus menggadaikan rumahnya hanya demi mendapatkan tambahan batas kredit. Pada tahun 1980, Oracle hanya memiliki delapan karyawan dengan pendapatan kurang dari $1 juta. Namun hal ini sama sekali tidak membuatnya menyerah dalam berbisnis dan berwirausaha.

Memiliki pandangan optimis memungkinkan kamu untuk terus menghadapi kendala yang tak terelakkan dari dunia bisnis. Hal ini juga membantu kamu menemukan berbagai metode untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di dalamnya. Larry Elison sangat meyakini bahwa optimisme adalah landasan kesuksesan bisnis. Selain itu, sifat optimis berguna pula memperkuat karisma kamu sebagai seorang pemimpin.

2. Kenali musuh

Setelah membaca sebuah artikel IBM tentang database, Larry yakin konsep tersebut akan menjadi teknologi masa depan. Ia menghabiskan begitu banyak waktunya untuk membaca artikel tersebut dan meneliti berbagai hal yang bisa ia kembangkan di dalamnya.

Sebagai pebisnis, kamu harus selalu waspada terhadap tindakan yang diambil oleh kompetitor, terutama yang dapat mempengaruhi distribusi logistik, promosi, dan penjualan produk atau jasa bisnismu.

Dengan memiliki lebih banyak pengetahuan tentang para kompetitor bisnis, hal ini akan membuat kamu lebih siap dalam menghadapi peperangan dan persaingan di pasar. Hal ini juga mencegah para kompetitor merebut pelanggan-pelanggan setia yang sudah menggunakan produk kamu dalam jangka waktu yang lama.

Semakin banyak pengetahuan yang kamu miliki tentang kompetitor, semakin baik pula kemampuan kamu dalam membentuk strategi pemasaran para kompetitor dan memanfaatkan peluang untuk meningkatkan pelanggan bisnis kamu. Ini akan membantu kamu membangun reputasi dan mempertahankan posisi nomor satu di pasar.

Tujuan utama Larry adalah mengalahkan Microsoft sebagai perusahaan piranti lunak nomor satu di dunia. Salah satu kutipan terbaik dari Larry Elison yang sangat inspiratif antara lain adalah sebagai berikut:

“Tugas saya adalah menjadikan Oracle, sebuah perusahaan software yang saat ini menduduki posisi kedua di dunia, sebagai yang nomor satu. Impian saya adalah mengalahkan Microsoft, dan saya yakin mampu meraihnya dengan kerja keras dan strategi pemasaran yang tepat.” tegas Larry

3. Abaikan Kritik

Dalam karir Larry, ada banyak orang yang mempertanyakan kemampuannya untuk memimpin perusahaan. Belajar untuk mengabaikan kritik adalah keterampilan yang mutlak ia kuasai. Mengenai masalah ini, Larry berkata:

"Ketika membuat sebuah inovasi, kamu harus siap dianggap gila oleh orang-orang di sekitarmu."

4. Menjaga momentum

Larry mempola gaya kepemimpinannya layaknya prajurit Spartan. Dia meluncurkan serangan ganas di pasar software database, mempekerjakan pasukan MBA yang baru lulus dan lapar. Tanpa ampun, ia menyerang produk-produk pesaing. Nilai perusahaan mereka naik dua kali lipat dari tahun ke tahun, mencapai $282.000.000 pada tahun 1988.

5.  Sewa karyawan yang terbaik

Seorang pemimpin yang bijaksana harus menemukan dan mempekerjakan karyawan terbaik dalam rangka mencapai sukses dalam bisnis. Tidak heran, Larry seringkali membiarkan sebuah posisi kosong selama beberapa lama karena ia merasa belum menemukan karyawan yang tepat untuk mengisi posisi tersebut. Dengan kondisi pasar yang sangat kompetitif seperti sekarang, mempekerjakan karyawan yang memiliki kompetensi tinggi sangatlah penting. Seortang pebisnis tidak boleh menyia-nyiakan waktu dan tenaga karena merekrut karyawan yang salah.

Kompetensi masih menjadi kriteria utama dalam perekrutan. Apakah calon karyawan kamu memiliki berbagai kompetensi yang sesuai untuk melakukan pekerjaan di perusahaan?

Larry beranggapan bahwa setiap pencari kerja akan mengatakan bahwa mereka mampu melakukan yang terbaik untuk bisnis kamu. Nah, tanggung jawab kamu adalah mendeteksi apakah yang ia katakan benar atau salah. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dari calon karyawan, selalu hubungi orang-orang yang memberi referensi kepada sang karyawan. Jika perlu, kamu bisa menelepon beberapa perusahaan yang terlebih dahulu mempekerjakannya untuk memastikan bahwa ia adalah seorang individu yang kompeten.

6. Menjadi lebih baik setiap harinya

Larry Ellison mengatakan sebuah perusahaan harus mencapai kemajuan setiap harinya. Sebuah perusahaan harus selalu sedikit lebih baik dari kemarin, dan mentalitas seperti ini mutlak dimiliki oleh seseoran yang ingin berbisnis. Keinginan untuk menjadi lebih baik bagaikan rasa haus yang abadi dan merupakan tenaga pendorong untuk terus melakukan inovasi dan meraih sukses.

Sukses di dunia bisnis dicapai melalui strategi yang baik, kepemimpinan yang kompeten, kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya manusia, adanya sistem yang efisien, dan penggunaan teknologi informasi yang sesuai dengan platform bisnis yang ditetapkan.

7. Membayar pekerja dengan gaji yang layak

Jika kamu ingin karyawan menjadi sosok yang bisa memajukan perusahaan, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, dan loyal pada bisnis kamu, pastikan kamu membayarnya dengan gaji yang layak. Riwayat catatan kerja sebelumnya dari para karyawan dan waktu yang mereka habiskan  untuk setiap pekerjaan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang komitmen dan loyalitas mereka.

Oracle dikenal sebagai salah satu perusahaan di dunia yang paling royal dalam memberikan gaji, bahkan untuk karyawan-karyawan baru yang baru saja lulus kuliah. Mereka tidak segan-segan untuk membayar tenaga kerja yang baru masuk dengan gaji yang tinggi, sepanjang mereka memiliki kompetensi yang layak di bidangnya.

Sebagai atasan dan pemilik bisnis, pastikan orang yang kamu pekerjakan juga merasa puas dengan apa yang kamu tawarkan. Jika para karyawan tidak mendapatkan gaji yang sesuai, mereka akan merasa tidak dihargai, dan akibat terburuknya adalah tidak memberikan hasil kerja yang maksimal.

8. Bertanggung jawab dan move on

Mengutip dari Studentpreneur, pada Maret 1990, laba kuartal ketiga Oracle anjlok 25 persen dari harapan. Dalam salah satu sell-off terbesar Wall Street, harga saham jatuh ke angka $7,875 dalam semalam. Piutang membengkak menjadi hampir 50 persen dari penjualan tahunan. Laba Oracle pada kuartal berikutnya adalah minus sebesar 20 persen.

Kemudian datang satu peristiwa besar: Pada bulan September, Oracle mengumumkan kerugian $28,7 juta yang pertama. Dari harga tinggi $28,125 pada awal Maret, harga saham Oracle menukik ke $5,375. Perusahaan kehilangan 80 persen dari $3,7 miliar kapitalisasi pasar. The Securities and Exchange Commission meluncurkan sebuah investigasi untuk menyelidiki praktik akuntansi terlarang di dalam Oracle.

Larry kemudian hanya bisa tiduran di mansion bergaya Jepang di Atherton, California, memikirkan tentang hidupnya, yang ia tahu, sudah berakhir. Kemudian, saat ia sedang mengayuh sepedanya sepanjang pantai California, Larry bertanya-tanya pada dirinya sendiri, “Apakah saya adalah orang yang tepat untuk memperbaiki keadaan ini?”

Kemudian ia membuat keputusan. Dia telah membuat kekacauan, dan ia harus membersihkannya. “Setelah banyak pemikiran dan pencarian jiwa, saya bertekad untuk tinggal,” kenangnya. “Saya menyadari bahwa tidak penting dengan siapa saya akan digantikan.”

Maka Larry memecat semua orang yang terlibat. Ratusan letnan dan eksekutif kena kartu merahnya. Dengan senang hati mereka meninggalkan apa yang mereka yakini sebagai kapal yang akan tenggelam.

Akan tetapi kapal itu tidak tenggelam, justru semakin kuat. Larry dan tim manajemen barunya melikuidasi semua piutang, memperketat kontrol keuangan dan mengenalkan sistem kompensasi baru yang memberi harga pada agen penjualan hanya ketika produk benar-benar dikirim. Di tengah proses tersebut, Larry mengambil liburan ke Hawaii. Sementara bodysurfing, ia menantang gelombang 13-kaki yang membuat dia terseret dan menghancurkan tubuhnya membentur karang. Parunya tertusuk, lehernya patah. Namun Larry menolak untuk membiarkan kematian menghambatnya dari membawa Oracle kembali ke permukaan. Perusahaan melompat. Pendapatan tahunan untuk tahun fiskal 1995 diproyeksikan sebesar $2,9 miliar.

9. Investasi untuk masa depan

Demi memastikan bahwa Oracle siap untuk masa depan era video on demand, Larry telah menginvestasikan sekitar $60 juta dari uangnya sendiri untuk membeli saham pengendali dari Ncube Corp, pemula di Silicon Valley yang sedang membangun superkomputer paralel secara besar-besaran. Dengan memanfaatkan ribuan mikroprosesor, masing-masing dengan unit memori individu, mereka menyediakan kecepatan pemrosesan yang jauh lebih tinggi dengan biaya yang lebih rendah dari mainframe tradisional atau superkomputer. Ini satu-satunya cara, untuk melayani video on demand pada harga yang wajar. Jika ia menguasai teknologi ini, maka dia akan memegang kontrol terhadap masa depannya.

(***)


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Lampion Karya Warga Malang Ini Bersinar Hingga Eropa

Berasal dari gang sempit, Jalan Juanda Gang V, Kota Malang, Syamsudin (30), menciptakan sebuah karya lampion yang dikenal sampai Eropa. Sudah belasan tahun, pria bernama lengkap Ahmad Syamsudin ini me ...

8 Peluang Bisnis Menggiurkan di Menjelang Tahun Baru Imlek

Tahun baru Imlek merupakan salah satu hari raya yang ditunggu oleh penduduk Tionghoa. Sebab ini adalah tahun baru dari kalender mereka dan sekarang sudah menjadi salah satu hari besar nasional yang di ...

Rahasia Sukses Para Konglomerat Bidang Teknologi

Hampir setiap orang bermimpi menjadi kaya raya. Para pentolan di dunia teknologi ini sudah mencapainya. Sebut saja nama seperti Bill Gates, Steve Jobs atau Mark Zuckerberg. Mereka telah mencapai ke ...

6 Cara Menghasilkan Uang Bahkan Ketika Kamu sedang Tidur

Menghasilkan uang dengan cepat dan mudah bukanlah suatu hal yang mustahil. Jika kita tahu tentang cara, maka kita akan mudah mendapatkan sesuatu, begitu juga dalam menarik uang untuk selalu dekat deng ...

Kedai Kopi Milik Benny, Manjakan Penikmat Kopi sampai Bolehkan Pelanggan Jadi Barista

JAWA TENGAH -- Menikmati seduhan kopi original menjadi tren belakangan ini. Tidak hanya di kota besar, Purwokerto menjadi salah satu surganya para pemburu kenikmatan ngopi. Dari sekitar 50 kedai ko ...

5 Usaha Sampingan yang Bisa Kamu Lakukan di Akhir Pekan!

Sering merasa penghasilan kamu tidak cukup untuk membiayai pengeluaran sehari-hari? Gaji sebagai karyawan terkadang memang pas-pasan tapi kamu bisa mengakalinya dengan mencari usaha sampingan. Enaknya ...

Sukses Menjadi Eksportir Ikan Hias dengan Prinsip Berikan yang Terbaik untuk Konsumen

Walaupun masih berusia muda namun Chivalry Ai Pranoto telah menjadi salah satu eksportir ikan hias yang sukses. Merunut sejarahnya, pria yang akrab disapa Ai ini mengaku sudah mengenal ikan hias sejak ...

Warga Nigeria Ini Sukses dengan Berbisnis Kuliner Produk Mie Instan Indonesia

Inikah penjaja makanan kaki lima terbaik di Nigeria? Pertanyaan itu dituliskan oleh BettaBox, sebuah akun vlogger dari Nigeria, dalam sebuah video mereka di YouTube. Video mereka merekam betapa lar ...

Sukses dengan Bisnisnya, Rio Dewanto Ternyata Sempat Alami Kegagalan Berbisnis

Menjadi aktor layar lebar yang laris tidak menghalangi minat Rio Dewanto untuk menggeluti dunia bisnis. Suami Atiqah Hasiholan ini rupanya malah sudah menjajal berbagai macam bisnis, mulai dari betern ...

Generasi Millenial Terkesan Malas Bekerja? Ini Alasannya!

Tak bisa dipungkiri, generasi millennials yang kini menduduki berbagai posisi di tempat bekerja, sedikit banyak mengubah gaya kerja di kantor. Banyak pebisnis yang kewalahan menghadapi perilaku millen ...