Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Topeng Indian Buatan Warga Blitar Ini Tembus Pasar Amerika dan Eropa


0

BLITAR -- Ketika para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), terutama di daerah, ditanya mengenai faktor kesulitan utama dalam pengembangan usaha mereka, ada dua kata yang selalu muncul, modal dan pemasaran.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengembangkan unit usaha yang dianggap paling tahan dari terpaan badai krisis. Tetapi permasalahan modal dan pemasaran masih saja terdengar. Karena itu, upaya pengembangan perlu terus dilakukan.

Sebenarnya untuk kesulitan modal, ada solusinya. Beberapa cara sederhana untuk mendapatkan modal untuk bisnis bisa di dapatkan para pelaku usaha, salah satunya dengan cara meminjam. Meminjam ini bisa dilakukan kepada orang terdekat; saudara, kerabat/sahabat, rekan kerja, dan lain-lain. Bisa juga meminjam dari suatu lembaga, misal bank atau perusahaan yang memberikan program kemitraan berupa bantuan pinjaman permodalan. Kalangan perbankan, melalui berbagai programnya, banyak menawarkan kredit untuk mengatasi kesulitan itu. 

Baca juga: 

Adalah Miftakhur Rohman (39), seorang pengrajin topeng Indian yang juga merasakan salah satu masalah di atas, yaitu terkait permodalan untuk mengembangkan bisnis. Pasarnya telah menembus Amerika dan Eropa. Meski begitu, dirinya tidak berpuas diri dan ingin usahanya terus berkembang. 

Berbekal dengan pinjaman dari salah satu bank terbesar di Jawa Timur, Rohman meminjam dana senilai 150 juta untuk mengembangkan usaha topeng Indian yang digelutinya sejak tahun 1999.

Topeng Indian buatan warga Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, itu berbahan baku serat fiber dan bulu asli dengan memanfaatkan bulu ayam, bulu ayam mutiara, bulu angsa, kain, benang, serta kombinasi lem. Topeng ini dikerjakan secara manual oleh tangan manusia. Usaha ini banyak menyerap tenaga kerja dari warga masyarakat setempat.

“Dalam waktu satu bulan, bisa menghasilkan kurang lebih 3.000 topeng Indian. Untuk pemasaran, saya memanfaatkan situs jual beli online ebay dan Facebook. Respons masyarakat luar negeri, utamanya Amerika, sangat bagus. Karya saya banyak dipakai oleh mereka,” ungkapnya Rohman seperti dilansir dari Jatimtimes.com, Kamis (23/12/2016).

Harga topeng Indian buatan Rochman ini bervariatif, mulai Rp 75 ribu sampai dengan Rp 6 juta, tergantung tipe pesanan dan kerumitan. Selain topeng, dia juga membuat sayap, baju Indian, serta aksesori.

Kemampuan membuat topeng Indian ini didapatkan Rochman secara otodidak. Sekitar tahun 1999, saat masih bekerja di Bali, bapak tiga anak ini mencoba-coba membuat kreasi dari bulu ayam dan ternyata menjadi topeng Indian yang memiliki nilai.

“Saya lama bekerja di bidang kerajinan di Bali. Tetapi kalau ditanya bagaimana cara membuat topeng Indian ini, ilmu saya adalah ngawur. Tidak ada inspirasi karena tahun 1999 itu belum ada internet,” ujarnya.

Meski mengaku tidak memiliki inspirasi, Rochman mengatakan hasil karyanya banyak mengispirasi suku asli Indian di Amerika Serikat. "Justru orang Indian terinspirasi karya saya. Kenapa? Karena di sana kalau mau membuat topeng seperti ini, tidak ada bulu ayam dan bulu angsa. Di sana adanya bulu kalkun. Karya saya dipandang lebih kreatif,” papar pria ramah ini.

Rochman mengaku hasil karyanya ini lebih dihargai orang luar negeri ketimbang orang Indonesia. Mayoritas pemesannya adalah bule Amerika dan Eropa yang sering berinteraksi dengannya melalui email dan jejaring sosial.

Bagaimana dengan kamu? Beranikah mengambil langkah seperti Rohman untuk mengajukan peminjaman modal untuk mengembangkan bisnis? Bahkan Zhang Xin, tidak akan mendapatkan titel Ratu Properti di China jika ia tidak memiliki keberanian untuk melakukan pinjaman. Usahanya bahkan sempat kolaps dan ia tercatat punya utang sampai 1,65 miliar dollar AS. Namun kini, ia sukses dengan bisnisnya di bawah bendera SOHO dan memiliki total kekayaan senilai 2,6 miliar dollar AS, menurut data Forbes.

Baca juga: Kiat Sukses ala Ratu Properti di China, Nomor 4 Jangan Setengah-tengah! 

Jika usahamu ingin berkembang lebih dari sekarang, beranikan diri ajukan pinjaman. Baik melalui perbankan ataupun kemitraan seperti yang ditawarkan oleh program Kemitraan Smartfunding.

(***) 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Lampion Karya Warga Malang Ini Bersinar Hingga Eropa

Berasal dari gang sempit, Jalan Juanda Gang V, Kota Malang, Syamsudin (30), menciptakan sebuah karya lampion yang dikenal sampai Eropa. Sudah belasan tahun, pria bernama lengkap Ahmad Syamsudin ini me ...

8 Peluang Bisnis Menggiurkan di Menjelang Tahun Baru Imlek

Tahun baru Imlek merupakan salah satu hari raya yang ditunggu oleh penduduk Tionghoa. Sebab ini adalah tahun baru dari kalender mereka dan sekarang sudah menjadi salah satu hari besar nasional yang di ...

Rahasia Sukses Para Konglomerat Bidang Teknologi

Hampir setiap orang bermimpi menjadi kaya raya. Para pentolan di dunia teknologi ini sudah mencapainya. Sebut saja nama seperti Bill Gates, Steve Jobs atau Mark Zuckerberg. Mereka telah mencapai ke ...

6 Cara Menghasilkan Uang Bahkan Ketika Kamu sedang Tidur

Menghasilkan uang dengan cepat dan mudah bukanlah suatu hal yang mustahil. Jika kita tahu tentang cara, maka kita akan mudah mendapatkan sesuatu, begitu juga dalam menarik uang untuk selalu dekat deng ...

Kedai Kopi Milik Benny, Manjakan Penikmat Kopi sampai Bolehkan Pelanggan Jadi Barista

JAWA TENGAH -- Menikmati seduhan kopi original menjadi tren belakangan ini. Tidak hanya di kota besar, Purwokerto menjadi salah satu surganya para pemburu kenikmatan ngopi. Dari sekitar 50 kedai ko ...

5 Usaha Sampingan yang Bisa Kamu Lakukan di Akhir Pekan!

Sering merasa penghasilan kamu tidak cukup untuk membiayai pengeluaran sehari-hari? Gaji sebagai karyawan terkadang memang pas-pasan tapi kamu bisa mengakalinya dengan mencari usaha sampingan. Enaknya ...

Sukses Menjadi Eksportir Ikan Hias dengan Prinsip Berikan yang Terbaik untuk Konsumen

Walaupun masih berusia muda namun Chivalry Ai Pranoto telah menjadi salah satu eksportir ikan hias yang sukses. Merunut sejarahnya, pria yang akrab disapa Ai ini mengaku sudah mengenal ikan hias sejak ...

Warga Nigeria Ini Sukses dengan Berbisnis Kuliner Produk Mie Instan Indonesia

Inikah penjaja makanan kaki lima terbaik di Nigeria? Pertanyaan itu dituliskan oleh BettaBox, sebuah akun vlogger dari Nigeria, dalam sebuah video mereka di YouTube. Video mereka merekam betapa lar ...

Sukses dengan Bisnisnya, Rio Dewanto Ternyata Sempat Alami Kegagalan Berbisnis

Menjadi aktor layar lebar yang laris tidak menghalangi minat Rio Dewanto untuk menggeluti dunia bisnis. Suami Atiqah Hasiholan ini rupanya malah sudah menjajal berbagai macam bisnis, mulai dari betern ...

Generasi Millenial Terkesan Malas Bekerja? Ini Alasannya!

Tak bisa dipungkiri, generasi millennials yang kini menduduki berbagai posisi di tempat bekerja, sedikit banyak mengubah gaya kerja di kantor. Banyak pebisnis yang kewalahan menghadapi perilaku millen ...