Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Asah Otak Kamu dengan 6 Aplikasi Android Ini


0

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Sylvie Belleville dari Universitas Gériatrie de Montréal menyebutkan bahwa melatih otak dengan brain game dapat mencegah penyakit Alzheimer. Bahkan, brain game juga dapat meningkatkan kinerja otak bagi orang-orang yang telah menunjukkan tanda-tanda awal demensia, seperti dikutip dari situs Neuronation.

Studi yang dilakukan Belleville menunjukkan bahwa otak manusia sesungguhnya dapat dilatih sesuai dengan kebutuhan tiap individu. Jika kamu ingin mencoba melatih otak atau sekadar menghabiskan waktu luang, kamu bisa memainkan game asah otak melalui beberapa aplikasi berikut ini:

Memorado

Memorado merupakan aplikasi yang wajib kamu coba dalam daftar ini. Pasalnya, versi gratis dari aplikasi ini cukup ramah karena mengizinkanmu memainkan tiga game dalam satu sesi latihan. Para pengguna versi premium bisa mengakses lima game sekaligus.

Ada fitur Brain Duel yang memungkinkan kamu menantang sesama pengguna untuk mendapatkan skor tertinggi. Kamu hanya perlu melakukan log in terlebih dahulu, baik dengan akun Facebook atau akun Memorado.

Layanan premium Memorado dibanderol dengan harga sebesar Rp199.000 untuk tiga bulan, atau Rp329.000 per tahun. Kamu juga bisa membeli versi premium untuk seumur hidup dengan harga Rp499.000.

Harga yang dipatok developer Memorado bukanlah yang termurah dibanding aplikasi sejenis lainnya. Tapi setidaknya dengan menggunakan layanan premium, kamu bisa mengakses semua fitur serta total delapan belas buah game di Memorado.

Peak

Sebagai sebuah aplikasi asah otak, Peak membutuhkan ruang yang cukup besar di dalam perangkat. Kamu harus menyediakan ruang sebesar 150 MB di smartphone untuk menampung aplikasi ini—ukuran yang cukup fantastis untuk sebuah aplikasi asah otak.

Ukuran aplikasi yang relatif besar itu sepandan dengan fitur dan tampilan yang ditawarkan. Tak heran jika Peak dinobatkan oleh Google sebagai salah satu aplikasi terbaik di Google Play Store pada tahun 2016.

Selain harus menyediakan ruang yang cukup besar dalam perangkat, kamu juga harus merogoh kocek hingga Rp25.000 per bulan atau Rp125.000 per tahun demi menikmati layanan dalam Peak. Kamu bisa membeli layanan Peak untuk digunakan seterusnya dengan harga sebesar Rp250.000, cukup murah bila dibanding aplikasi asah otak lainnya.

Dengan harga sebesar itu, kamu akan mendapatkan puluhan game asah otak yang didukung dengan tampilan apik dan sangat terpoles. Kamu juga bakal mendapatkan program latihan khusus yang disesuaikan dengan kelemahan dan kelebihan kamu.

Lumosity

Merasa game asah otak monoton dan kurang menantang? Sebaiknya kamu mencoba Lumosity terlebih dahulu sebelum berpikir demikian. Aplikasi ini menyediakan puluhan game asah otak yang dibagi atas enam kategori, yaitu kecepatan, ingatan, perhatian, fleksibilitas, bahasa dan pemecahan masalah.

Setiap game terlihat sederhana dan gampang, tapi cobalah dulu barang sebentar. Misalnya game Train of Thought yang bertujuan melatih perhatian dengan menantangmu mengubah-ubah arah rel guna mengarahkan kereta ke stasiun berwarna sama.

Pada awalnya akan terasa mudah, tapi jumlah kereta akan makin banyak dengan jarak kemunculan yang makin singkat hingga bisa membuatmu keteteran. Kalau sudah begini, tidak aneh bila ada satu atau dua kereta yang salah masuk stasiun. Menarik, bukan?

Sayangnya pengguna gratis Lumosity hanya bisa mengakses tiga game saja dalam satu sesi latihan. Bagi yang ingin lebih, kamu harus berlangganan versi premium dengan biaya sebesar Rp139.000 per bulan, atau Rp699.000 per tahun. Pengguna premium akan mendapatkan akses ke semua game serta fitur kustomisasi.

Elevate

Bingung mencari aplikasi asah otak yang bagus? Ingin mencoba banyak game namun tidak ingin menguras kocek? Elevate bisa jadi pilihan. Meski tidak benar-benar gratis, namun fitur yang disediakan jauh lebih kaya dibanding Lumosity.

Salah satu fitur menarik yang dapat ditemukan di sini, yaitu Unlock Games, memungkinkan pengguna versi gratis untuk membuka sejumlah game baru asalkan memiliki nilai yang cukup. Ada juga kategori yang tidak ditemukan di Lumosity seperti Reading.

Salah satu game kategori ini, yaitu Processing, menantangmu untuk membaca kalimat demi kalimat yang muncul silih berganti dalam hitungan detik. Setelah selesai, kamu akan diminta menjawab pertanyaan mengenai apa yang telah kamu baca. Kamu dituntut untuk mengerti sekaligus mengingat informasi penting yang telah dibaca.

Di luar kategori Reading, masih ada Listening dan Speaking dengan game yang tidak kalah unik. Sayangnya pengguna versi gratis hanya bisa mengakses tiga game per sesi latihan. Bandingkan dengan pengguna premium yang bisa memainkan lima game.

Biaya langganan Elevate terbilang mahal, mencapai Rp659.000 per tahun. Untungnya kamu bisa mencoba versi trial Elevate selama tiga puluh hari. Cukup bagi yang penasaran ingin mencicipi fitur berlangganan tapi masih ragu-ragu untuk mengeluarkan uang.

Brain Coach

Butuh aplikasi asah otak yang simpel dan memiliki fitur offline? Brain Coach jawabannya. Aplikasi ini menyediakan delapan game yang dapat kamu mainkan tanpa akses internet. Setiap game didesain khusus untuk meningkatkan kemampuan kamu, mulai dari memori, konsentrasi, hingga reaksi.

Misalnya game Segregation yang dapat meningkatkan memori dan konsentrasi. Tugas kamu memilih sayuran yang telah ditentukan dalam tempo enam puluh detik. Di akhir game, kamu akan ditanyakan jumlah sayuran yang berhasil didapatkan. Cukup menantang bukan?

Aplikasi ini juga menyelipkan informasi singkat seputar kemampuan otak di akhir setiap game. Misalnya hasil penelitian bahwa mengenai orang yang dapat berbicara dua bahasa atau lebih cenderung memiliki hasil yang bagus dalam tes intelejensi dibanding mereka yang hanya bicara dalam satu bahasa saja.

Sayangnya tampilan Brain Coach tergolong biasa saja serta masih ada fitur-fitur yang belum bisa diakses untuk saat ini, misalnya fitur multiplayer. Meski demikian, Brain Coach tetap layak untuk dicoba.

Neuronation

Benarkah menggunakan aplikasi brain games ada manfaatnya? Apakah program latihan benar-benar didesain oleh ahlinya? Jika pertanyaan ini menghantui kamu, mungkin kamu bisa mencoba NeuroNation. Aplikasi ini menyediakan program latihan yang didesain khusus oleh tiga lembaga akademis, yaitu Edith Cowan University, Free University Berlin, dan Medical School Hamburg.

Fitur NeuroNation terbilang cukup lengkap. Mulai dari program latihan yang dibuat berdasarkan kebutuhan pengguna, game yang cukup bervariasi, hingga artikel ringan seputar kemampuan otak. Jika dirasa kurang, kamu bisa membeli versi premium yang akan menghadirkan program latihan lebih spesifik serta menyediakan akses ke semua game di NeuroNation. Biaya berlangganan NeuroNation hanya Rp56.000 untuk tiga bulan.

Namun, ketiadaan fitur offline menjadi kelemahan utama NeuroNation. Cukup disayangkan memang, padahal aplikasi ini memiliki tampilan yang bagus dan fitur yang beragam.

(***)

Sumber: id.techinasia.com  

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.  


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Deretan Aplikasi yang Siap Temani Perjalanan Mudik Kamu

Musim mudik segera tiba. Kemacetan merupakan momok yang paling menakutkan. Semua tentu masih ingat dengan tragedi macet Brebes Exit atau Brexit yang terjadi tahun lalu. Kemacetan panjang hingga berpul ...

Google Drive akan Bisa Backup Semua Data Komputer

Google berencana melakukan pembaruan untuk layanan media penyimpanan berbasis komputasi awan atau cloud miliknya yang bernama Drive. Dalam waktu dekat, Google bakal menjadikannya sebagai alat backup k ...

Yahoo Bangkrut! Kok Bisa?

Kabar duka mengejutkan dari Yahoo, satu lagi perusahaan digital raksasa akhirnya gulung tikar. Perusahaannya pun tidak main-main, karena ini Yahoo, yang sudah ada sejak kita kenal zaman awal internet ...

Wow! Ternyata Seperti Ini Pabrik Pemberi "Like Palsu" di Media Sosial

Di dunia media sosial, jumlah "like" merupakan parameter penting yang diburu oleh para vendor untuk mengiklankan barang dagangan masing-masing. Oleh karena itu, muncul pula cara tak j ...

Snapchat dan Instagram Berdampak Buruk untuk Anak Muda?

Penelitian baru berjudul Status of Mind menyebut media sosial berdampak negatif pada remaja. Pada penelitian tersebut, Instagram dan Snapchat sebagai media sosial dengan dampak terburuk. Penelitian ...

Fujifilm Rilis Kamera Instax Square SQ10

Tren kamera gaya lama di mana fotonya 'langsung jadi' seperti di era 80 dan 90-an kini sedang digemari oleh masyarakat. Banyak warga yang mulai memanfaatkan kamera ini untuk mengabadikan mom ...

WhatsApp Minta Facebook Wajib Bayar Denda Hingga Rp1,6 Triliun

Memberikan pernyataan palsu terkait akuisisi WhatsApp pada 2014 lalu membuat Facebook kini berada dalam masalah. Seperti yang telah dilansir dari Kumparan.com, Selasa (23/05/17), menurut kumparan akib ...

Apakah Ransomware 2.0 Akan Menyerang Smartphone?

Teror ransomware WannaCry kini telah menyebar di 150 negara di dunia, membuat sekitar 150 negara di dunia 'menangis'. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu dua hari, malware ganas ini menyebar ...

Mau Dapat Beasiswa Developer Android dari Google? Simak Ulasan Berikut

Google Indonesia menawarkan beasiswa bagi 500 developer Android dengan mengikuti program Associate Android Developer Fast Track. Program ini menawarkan sejumlah mata pembelajaran yang dibuat oleh G ...

Wow! Seperlima Pasar Iklan Dunia Dikuasai Facebook & Google

Raksasa Silicon Valley, Google dan Facebook berhasil meraup lebih dari USD 100 miliar dari belanja iklan global. Kedua perusahaan telah meningkatkan pangsa pendapatan iklan global mereka dari sekitar ...