Chat with Us

Aktifkan STARBOX

BBM Sudah Dimiliki 100 Persen oleh Indonesia?


0

Jakarta - Presiden Joko Widodo berharap aplikasi teknologi BlackBerry Messenger atau BBM dapat menjadi platform yang menopang industri e-commerce Tanah Air.

"Saya mendapatkan informasi bahwa BBM sudah dimiliki 100 persen oleh Indonesia. Saya kira bisa kita jadikan platform asli Indonesia," ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa pekan lalu.

"Kita harapkan, seluruh hal yang berkaitan dengan e-commerce, baik platform ritel maupun platform logistik, bisa menempel ke BBM yang kita siapkan menjadi platform asli Indonesia," kata dia.

Jika Indonesia tidak mempunyai platform asli di sektor e-commerce, Jokowi yakin Indonesia akan tertinggal dengan negara-negara lain.

Selain itu, Presiden juga meminta kebijakan mendorong dan mengembangkan e-commerce dipercepat, misalnya dengan memprioritaskan akses modal bagi pelaku usaha dan bisnis start up yang hendak mengembangkan diri di bidang e-commerce.

Jokowi juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Dengan demikian, e-commerce memiliki daya jangkau yang tinggi.

"Sebagai contoh, saya lihat di Alibaba, mereka itu betul-betul merajai dunia karena kepemilikan logistic platform yang betul-betul mereka kuasai. Mau tidak mau, Indonesia juga harus memiliki itu," ujar Jokowi.

Terbesar se-Asia Tenggara

Jokowi mengatakan, saat dia mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi G-20 beberapa waktu lalu, negara-negara besar sudah mulai menggaungkan revolusi industri dengan berbasis pada ekonomi digital.

"Hampir semua negara bicara mengenai ekonomi digital. Maka. kita tidak boleh tertinggal. Kita harus ambil peran dalam tren perubahan ini," ujar Jokowi.

Terlebih lagi, Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pengembangan e-commerce. Penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa, dengan 93,4 persen di antaranya merupakan pengguna internet.

Pada 2014, jumlah penjualan barang melalui e-commerce di Indonesia mencapai 2,6 miliar dollar AS.

"E-commerce ini membantu 56 juta UMKM yang menyumbang sekitar 55 persen produk domestik bruto (PDB)," ujar Jokowi.

"Potensi pasar sangat besar dan ini tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Yakinlah potensi ini akan menjadi fondasi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," kata dia.

HIngga saat ini, belum diketahui perusahaan asal Indonesia apa yang menguasai BlackBerry Messenger, seperti disebut Jokowi.

Sebelumnya, grup media asal Indonesia, Emtek (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk), menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi berbasis di Kanada, BlackBerry.

Bentuk kerja sama tersebut adalah dalam hal brand, perjanjian lisensi software, dan hak kekayaan intelektual atas aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM).

Perjanjian ini memungkinkan pengguna aplikasi pesan instan BBM mengakses beragam konten yang dimiliki oleh grup Emtek, seperti video, acara televisi free-to-air, dan koleksi lebih dari 100.000 jam konten TV.

(***)

Sumber: kompas.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Wow, Dua Dosen Ini Mampu Kembangkan Aplikasi Keberadaan Flora dan Fauna

Dua orang dosen perguruan tinggi swasta di Lampung mengembangkan aplikasi dan merancang Prototipe Search Engine Berbasis Citra untuk memonitor keberadaan flora dan fauna di Indonesia. Mereka adalah ...

Waspada! Aplikasi Android Ini Incar Data Pengguna

Serangan malware di perangkat mobile, khususnya Android masih terus mengancam. Belakangan malah ditemukan ribuan aplikasi Android yang secara diam-diam mengintai dan mencuri data pengguna. Dengan s ...

Sebentar Lagi Astronot Bisa Akses Internet di Bulan?

Sebuah perusahaan rintisan di Jerman berencana membangun menara telekomunikasi seluler pertama di permukaan bulan. Dengan demikian, seorang astronot yang mendarat di bulan pada 2018 nanti diharapkan s ...

Seperti Apa Bahasa Indonesia Versi Digital?

Sejak 1992, bulan Oktober sudah ditetapkan sebagai bulan bahasa dan sastra. Idenya tercetus dari doktor Abdul Ghofur, pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang waktu itu terinspirasi oleh per ...

Akhirnya Facebook Dirikan Kantor Baru di Jakarta

Sebelum diresmikannya kantor Facebook di Jakarta, pada 2 Agustus lalu, perwakilan Facebook Asia Pasifik datang ke Jakarta dan melakukan pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomi ...

Akibat Sukses Ciptakan Startup Avrego, Pemuda Minang Berkibar di Jalur Digital

Jauh-jauh menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, empat pemuda berdarah Minang, Sumatera Barat, justru berhasil mendirikan perusahaan rintisan, atau startup bernama Avrego. M ...

Terbesar di Asia Pasifik, Instagram Punya 45 Juta Pengguna Aktif

Indonesia dinilai sebagai lahan subur bagi pertumbuhan media sosial dunia, berkat keaktifan penggunanya. Hal ini turut dinikmati oleh layanan media sosial berbasis foto, Instagram. “Komunitas Ins ...

Lazada Bantu UKM di Pelosok Mencapai Go Digital

E-commerce Lazada meluncurkan program roadshow #upgradeUKM. Program ini guna mengunjungi dan mengedukasi Usaha Kecil Menengah (UKM) di 11 kota di Indonesia. Lazada bekerjasa ...

Instagram Memiliki Efek Buruk Bagi Kesehatan

Instagram, aplikasi untuk berbagi foto, dianggap sebagai media sosial yang paling buruk bagi kesehatan mental dan jiwa. Walau media sosial ini banyak disukai karena bisa menjadi platform untuk menampi ...

Ini 3 Alasan Kemkominfo Resmi Buka Blokir Telegram

Blokir terhadap Telegram terjadi sejak 14 Juli dan saat ini resmi dibuka kembali pada hari Kamis (10/08/2017) setelah adanya penanganan konten terorisme di perusahaan aplikasi Telegram selesai ditanga ...