Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Kaskus dan Go-Jek Ditinggal Punggawanya


0

Salah satu perintis forum terbesar di Indonesia yaitu Kaskus, Ken Dean Lawadinata dikabarkan telah resmi meninggalkan Kaskus. Ken memberitahukan pengunduran diri kepada sahabatnya yang lain melalui e-mail. 

Sebagaimana dilansir Tech In Asia, Sabtu (15/10/2016), Ken mengungkapkan alasan pengunduran dirinya karena adanya penguasaan saham oleh GDP yang merupakan modal ventura milik PT DJarum.

“Betul, saya sudah seluruhnya meninggalkan Kaskus. Semua saham sudah saya lepasan ke GDP,” ujar Ken saat dikonfirmasi.

Jabatan terakhir yang di pegang oleh Ken diketahui sebagai Chairman di PT. Darta Media Indonesia (Kaskus).

Ken bergabung dengan Kaskus pada 2008 sebagai CEO. Namun setelah keluar dari Kaskus, Ken berencana mencoba peruntungan lain di luar bisnis teknologi. "Itu saja. Singkatnya saya dalam mode penemuan untuk investasi di luar sektor TI saat ini, sampai valuasi membuat sedikit lebih masuk akal," tutup Ken.

Go-Jek juga ditinggal pendirinya

Menurut laporan yang dikutip dari Kompas Tekno, salah satu sosok yang berperan penting dalam pendirian Go-Jek, yakni Michaelangelo Moran, biasa dipanggil Mikey Moran secara resmi mengundurkan diri. Mikey pun mengumumkan pengunduran dirinya itu melalui akun Facebook pribadinya.

"Ini adalah perjalanan selama 6 tahun yang menakjubkan, namun dengan sedih dan berat hati, waktu saya di Go-Jek sudah berakhir," sebut pria yang kerap disapa Mike Moran tersebut dalam postingan berbahasa Inggris di Facebook.

Jabatan yang ditinggalkan Moran di Go-Jek adalah Brand Director. Moran diketahui turut mendirikan Go-Jek bersama Nadiem Makarim pada tahun 2010 lalu.

"Sebagai salah satu co founder original, saya telah melihat perusahaan ini tumbuh dari sebuah rumah kecil jadi salah satu perusahaan terbesar di jenisnya di Indonesia dengan valuasi semiliar dolar, sebuah pencapaian yang hanyalah impian bagi sebagian orang,"

Mikey percaya, meski Go-Jek bisa berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar lagi walau tanpa kehadiran dirinya. Sayangnya, Mikey tidak menjelaskan alasan utama kepergiannya dari Go-Jek. Dan lagi, Mikey bukan satu-satunya sosok penting yang pergi meninggalkan Go-Jek. Sebelumnya, Go-Jek juga telah ditinggalkan oleh VP Technology Product Go-Jek, Alamanda Shantika Santoso.

(***)

Dari berbagai sumber 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Wow, Dua Dosen Ini Mampu Kembangkan Aplikasi Keberadaan Flora dan Fauna

Dua orang dosen perguruan tinggi swasta di Lampung mengembangkan aplikasi dan merancang Prototipe Search Engine Berbasis Citra untuk memonitor keberadaan flora dan fauna di Indonesia. Mereka adalah ...

Waspada! Aplikasi Android Ini Incar Data Pengguna

Serangan malware di perangkat mobile, khususnya Android masih terus mengancam. Belakangan malah ditemukan ribuan aplikasi Android yang secara diam-diam mengintai dan mencuri data pengguna. Dengan s ...

Sebentar Lagi Astronot Bisa Akses Internet di Bulan?

Sebuah perusahaan rintisan di Jerman berencana membangun menara telekomunikasi seluler pertama di permukaan bulan. Dengan demikian, seorang astronot yang mendarat di bulan pada 2018 nanti diharapkan s ...

Seperti Apa Bahasa Indonesia Versi Digital?

Sejak 1992, bulan Oktober sudah ditetapkan sebagai bulan bahasa dan sastra. Idenya tercetus dari doktor Abdul Ghofur, pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang waktu itu terinspirasi oleh per ...

Akhirnya Facebook Dirikan Kantor Baru di Jakarta

Sebelum diresmikannya kantor Facebook di Jakarta, pada 2 Agustus lalu, perwakilan Facebook Asia Pasifik datang ke Jakarta dan melakukan pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomi ...

Akibat Sukses Ciptakan Startup Avrego, Pemuda Minang Berkibar di Jalur Digital

Jauh-jauh menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, empat pemuda berdarah Minang, Sumatera Barat, justru berhasil mendirikan perusahaan rintisan, atau startup bernama Avrego. M ...

Terbesar di Asia Pasifik, Instagram Punya 45 Juta Pengguna Aktif

Indonesia dinilai sebagai lahan subur bagi pertumbuhan media sosial dunia, berkat keaktifan penggunanya. Hal ini turut dinikmati oleh layanan media sosial berbasis foto, Instagram. “Komunitas Ins ...

Lazada Bantu UKM di Pelosok Mencapai Go Digital

E-commerce Lazada meluncurkan program roadshow #upgradeUKM. Program ini guna mengunjungi dan mengedukasi Usaha Kecil Menengah (UKM) di 11 kota di Indonesia. Lazada bekerjasa ...

Instagram Memiliki Efek Buruk Bagi Kesehatan

Instagram, aplikasi untuk berbagi foto, dianggap sebagai media sosial yang paling buruk bagi kesehatan mental dan jiwa. Walau media sosial ini banyak disukai karena bisa menjadi platform untuk menampi ...

Ini 3 Alasan Kemkominfo Resmi Buka Blokir Telegram

Blokir terhadap Telegram terjadi sejak 14 Juli dan saat ini resmi dibuka kembali pada hari Kamis (10/08/2017) setelah adanya penanganan konten terorisme di perusahaan aplikasi Telegram selesai ditanga ...