Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Kominfo Buka Pendaftaran bagi Merek Global Dapatkan Kemudahan Sertifikasi Gadget


0

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai membuka pendaftaran bagi pemilik merek global untuk mendapatkan kemudahan sertifikasi gadget.

“Dalam rangka penyempurnaan proses sertifikasi untuk perangkat telekomunikasi jenis Pesawat Telepon Selular, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet dengan ini kami memberi kesempatan kepada seluruh pemilik merek alat dan perangkat telekomunikasi asing untuk mengajukan formulir permohonan sebagai Merek Global yang akan dievaluasi lebih lanjut dan mendapatkan penetapan Menteri Komunikasi dan Informatika," tulis Plt. Kepala Biro Humas Noor Iza dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Dijelaskannya, langkah ini dilakukan Kominfo berkenaan dengan penyempurnaan proses sertifikasi untuk perangkat telekomunikasi jenis Pesawat Telepon Selular, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

"Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) pada tanggal 16 Desember 2016 telah mengirimkan surat kepada Pemilik Merek Alat dan Perangkat Telekomunikasi soal pendaftaran ini. Kita tunggu kelengkapan data dari mereka hingga 22 Desember 2016," tutupnya.

Sebelumnya, Kominfo melakukan uji publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Komunikasi dan Informatika Mengenai Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi Pesawat Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Salah satu dari isi RPM adalah Sertifikasi perangkat pesawat telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet dapat dilakukan melalui Evaluasi dokumen atau Pengujian.

Aturan ini diharapkan akan mempercepat proses sertifikasi tanpa melupakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 30% di 2017. (Baca: RPM sertifikasi gadget)

Menurut Senior Market Analyst, Client Devices IDC Reza Haryo regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) semakin diterima dengan pendekatan yang lebih jelas.

Sejumlah vendor seperti Xiaomi, LG, dan Blackberry telah menunjukkan komitmen mereka untuk memenuhi regulasi ini. Dalam jangka pendek, diharapkan industri akan lebih fokus kepada rakitan lokal tetapi tantangan akan tetap ada dari ekosistem rantai pasokan komponen yang belum memadai.

"Tetapi di jangka panjang, tergantung pada efektivitas insentif yang diberikan oleh pemerintah, akan ada lebih banyak produsen komponen bisa pindah ke Indonesia. Ini berarti vendor perlu bersiap untuk memiliki pabrik end-to-end di Indonesia dan bukan hanya perakitan. kami berharap bahwa prospek mendatang akan tetap positif untuk 2017 dan seterusnya,” katanya, kemarin.

Sebelumnya, salah satu vendor yang bisa menerima regulasi TKDN adalah Apple Inc. Kabarnya, pemerintah Indonesia dengan pihak Apple telah sepakat terkait investasi Apple d Indonesia untuk bisa menjual produk-produknya dimasa yang akan datang. Apple dilaporkan telah berkomitmen untuk berinvestasi senilai USD44 juta atau sekitar Rp589 miliar untuk pembangunan R&D di Indonesia selama tiga tahun. 

Bulan November lalu Apple telah menerima sertifikasi konten lokal, dengan demikian tinggal menunggu waktu bagi Apple untuk menjual produknya di Indonesia.

(***)

Sumner: Indotelko.com


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Lindungi Gadget Kesayangan Kamu dengan 6 Cara Ini

Kamu hidup di waktu di mana teknologi tidak bisa dilepaskan dari aktifitas sehari-hari. Kamu tidak bisa memikirkan apa pun di dunia modern yang tidak terpengaruh oleh teknologi dalam beberapa cara. Or ...

Mengapa Hoax Lebih Cepat Tersebar?

Hoax, atau kabar bohong, menyebar karena faktor kedekatan informasi dengan masyarakat, kata salah seorang pendiri lembaga pemantau media Awesometrics, Ismail Fahmi. "Tidak hanya di Indonesia, ...

Asah Otak Kamu dengan 6 Aplikasi Android Ini

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Sylvie Belleville dari Universitas Gériatrie de Montréal menyebutkan bahwa melatih otak dengan brain game dapat mencegah penyakit Alzheimer. Bahkan, brain g ...

6 Laptop Bisnis Terbaik untuk Dukung Produktivitas Profesional Kamu

Dinamisnya dunia pekerjaan di era digital kini menjadikan para pekerja juga turut serta mengikuti cepatnya tempo dan perkembangannya. Beberapa perusahaan bahkan memperbolehkan karyawan mereka untuk be ...

Terus Berkembang, Ini 3 Strategi Zomato dalam Bermain di Pasar Platform Kuliner Indonesia

Sejak diluncurkan pada tahun 2008, startup direktori restoran asal India Zomato terus berkembang menjadi platform kuliner yang cukup besar di dunia. Berbekal total ...

Blanja.com Permudah Beli Barang di eBay

JAKARTA -– Portal marketplace Blanja.com mempermudah masyarakat yang ingin membeli barang di eBay dengan menghadirkan site ebay.blanja.com. “Kita sudah soft launch eb ...

Ini Alasan Mengapa Instagram Unggul dari Snapchat di 2016!

Instagram belum menunjukkan gejala-gejala melambat. Layanan ini sudah menggaet lebih dari 600 juta pengguna, dengan 100 juta pengguna baru pada 6 bulan terakhir.  Jejaring sosial Snapchat ...

Survei Google: Smartphone Perangkat Utama Aktivitas Online

JAKARTA -- Pelaksanaan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2016 menyedot perhatian. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda perubahan gaya hidup masyarakat dalam berbelanja. Dalam riset Niels ...

10 Youtuber Terkaya di Dunia

YouTuber bisa mendapat uang berlimpah dari iklan yang ditayangkan melalui video, produk yang disponsori, dan sumber-sumber lain. Semakin banyak jumlah tayangan dan subscriber, semakin besar pula po ...

e-Tilang Resmi Diberlakukan Hari Ini

Ada stigma yang melekat pada masyarakat Indonesia saat terkena tilang. Masyarakat kita dianggap lebih suka berdamai dengan polisi saat hadapi tilang ketimbang menyelesaikannya ke pengadilan. Maksud ...