Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Art of Smartbisnis: Kisah Sukses Pedagang Kue Kering Untuk Natal dan Tahun Baru


0

Di setiap momen pergantian tahun pasti akan ada dua momen besar yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu Natal dan tahun baru. Selain mejadi momen yang baik untuk berlibur bersama keluarga tercinta, siapa sangka jika di momen besar tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berbisnis yang dapat mendatangkan banyak keuntungan.

Ternyata memang banyak pengusaha memanfaatkan momen Natal dan tahun baru untuk meningkatkan keuntungan. Salah satu yang melakukan bisnis tersebut adalah para penjual kue kering. Mereka mengaku dapat meningkatkan pesanan sekitar 20% dari bulan-bulan biasanya. Omzet-nya pun dapat naik hingga dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini dikarenakan ketika merayakan hari besar termasuk Natal, orang-orang lebih banyak yang membeli kue kering untuk hidangan para tamu dibanding harus membuat dan memasak sendiri.

Selain Natal, liburan saat tahun baru juga memiliki permintaan kue kering yang sangat banyak dibanding hari biasa, karena tidak sedikit orang-orang memilih untuk merayakan pergantian tahun baru dengan berkumpul bersama kerabat terdekat sambil menyantap hidangan kue kering.

Yayuk Sri Rahayu adalah salah satu pengusaha kue kering dengan merek kue Tiga Mutiara Cake. Usaha yang telah didirikan sejak 2009 ini biasanya mengalami peningkatan penjualan saat dua minggu sebelum Natal. Yang paling banyak dicari oleh konsumen adalah kue lapis Surabaya, aneka brownis cokelat kukus, dan bakpia. Selain itu Yayuk juga menjual kue-kue lainnya seperti nastar, banana cake, lapis legit, dan rainbow cake.

Harga jual aneka kue tersebut dimulai dari Rp30.000 hingga Rp150.000 per bungkus. Dibantu 20 karyawan, Yayuk biasanya dapat menghasilkan 100 dus bakpia dan 300 dus kue kering per hari. Namun jika momen hari besar datang seperti Natal dan tahun baru, Yayuk dapat menjual sebanyak 2000 dus kue kering dan 2000 dus bakpia dalam 2 minggu. Yayuk menyebutkan bahwa pada momen Natal dan tahun baru dapat meraup keuntungan di atas Rp100 juta per bulan dengan laba bersih sebesar 30%. Hal ini berbanding jauh dari hari biasa yang hanya mendapatkan sekitar Rp45 juta hingga Rp50 juta dalam sebulan.

Kini konsumen Yayuk telah tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Makassar, Palembang, Jawa, dan Aceh. Selain dalam lingkup nasional, Yayuk juga aktif mengenalkan produknya ke luar negeri seperti Malaysia. Hal ini berkat sponsor dari Disperindag. Yayuk juga aktif berpromosi menggunakan situs-situs online dan berjualan di berbagai media sosial, sehingga menjangkau lebih banyak lagi konsumen dari berbagai daerah.

Nah Itulah tadi sedikit kisah tentang berbisnis saat Natal dan tahun baru. Ternyata cukup menjanjikan keuntungan yang berlipat ganda. Lantas bagaimana dengan Sobiz, apakah tertarik untuk menggeluti peluang usaha semacam ini?

Untuk mencari tahu lebih banyak referensi tentang peluang usaha lainnya, Sobiz bisa bergabung bersama komunitas Smartbisnis. Dengan bergabung di sini, Sobiz bisa mendapatkan informasi, trik dan tips serta bantuan juga dukungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Untuk itu, segera kunjungi website resmi Smartbisnis di www.smartbisnis.co.id sekarang juga!

 

PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar