Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Belajar dari Kontroversi Iklan Zara


0

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar atau membaca kalimat iklan “Love Your Curves”? Slogan tersebut seperti terdengar sangat baik bukan untuk sebuah marketing campaign? Tapi, brand Zara justru menuai kontroversi karena kalimat tersebut.

Zara, brand fashion asal Spanyol milik multi-miliarder Amancio Ortega tersebut, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media sosial karena kampanye iklan terbaru yang dimaksudkan untuk menyebarkan pesan mendalam mengenai imej positif tubuh atau “body-positive” dengan slogan andalannya "Love Your Curves". Tidak ada yang salah dengan kalimatnya, namun dua model berukuran kecil dengan bentuk tubuh yang lurus tanpa lekukan, yang ikut tampil di samping tulisan tersebut, dianggap tidak sesuai dengan slogan dan pesan yang ingin disampaikan.

Kampanye iklan yang tersebar di Inggris dan Spanyol ini merupakan promosi untuk produk jeans denim Zara yang terbaru. Mengutip dari Mashable, sebenarnya iklan tersebut sudah terpampang di toko-toko Zara sejak awal Februari, namun sebuah tweet dari Irish radio personality Muireann O’Connell pada akhir Februari memicu perbincangan mengenai iklan yang dianggap membingungkan tersebut.

Can i just say, this is nothing to with the models. It's the marketeers that have distorted their image," tulis @MuireannO_C, yang menganggap bahwa ini bukan kesalahan dua model bertubuh langsing tersebut, namun dari pihak marketing Zara sendiri.

Ada lagi reaksi yang justru menanyakan apakah Zara benar-benar tahu apa makna 'curves'. “ZARA DO YOU KNOW WHAT CURVES ARE”, tweet @mattmodeterding.

Bukan berarti, perempuan kurus atau bertubuh kecil tidak memiliki curves. Namun ketika sebuah brand mengadopsi dan mempromosikan campaign mengenai “body-positive” untuk sebuah pakaian, kebanyakan dari kita akan berpikir bahwa model yang memiliki lekuk tubuh akan lebih menginterpretasikan pesan yang ingin disampaikan, bukan?.

Pemilik akun @emptyjamjar menulis, "I assume Zara is doing irony,". Ia menganggap iklan kampanye body positivity Zara tersebut adalah sebuah ironi, mengenai mengingat tidak banyak pakaian untuk plus-size yang dikeluarkan Zara.

Pendapat ini pun disetujui oleh pemilik akun @Lu_VoiceFM yang menulis "Hey @ZARA if you're gonna run a "love your curves" campaign... could you consider doing a wider range of sizes pls?! #plussizepls".

Seperti yang mengutip dari Detik, sebelumnya Zara pernah menjadi berita utama karena minimnya persediaan pakaian dengan ukuran besar hingga seorang remaja Spanyol membuat petisi yang meminta merek ternama tersebut untuk membuat pakaian berukuran besar dalam jumlah banyak.

Petisi tersebut berhasil ditandatangani oleh lebih dari 95.000 orang dan Zara akhirnya mengeluarkan beberapa pakaian dengan ukuran lengkap hingga XXL. Namun, hingga kini banyak orang yang mengatakan mencari pakaian ukuran besar di brand Zara masih sulit.

Meskipun penting bagi kita untuk menghargai semua bentuk dan ukuran tubuh, dan iklan ini tidak maksud buruk, ternyata iklan campaign “Love Your Curves” dengan model bertubuh kecil ini dianggap mendatangkan lebih banyak kebingungan daripada merayakan sebuah kampanye yang dimaksudkan. Kampanye iklan ini juga dianggap akan memberikan berdampak negatif bagi para remaja masa kini.

Namun ternyata ada satu akun yang memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, iklan tersebut juga berarti bahwa Zara ingin mendorong orang-orang untuk mencintai apapun bentuk dan ukuran tubuh mereka. @PerezHilton menulis, "Isn't it possible that Zara is trying to help girls who see themselves as "sticks" to realize that they too have curves?".

Zara kerap mengeluarkan produk dengan harga terjangkau namun tetap fashionable, membuat para penggemar berharap banyak dengan kemunculan produk-produknya di masa mendatang. Namun, banyak pihak yang menganggap bahwa kampanye "Love Your Curves" dari brand fashion besar ini sebagai marketing fail. Meski kampanye iklan gagal ini sudah viral, belum ada tanggapan dari pihak Zara atas kontroversinya ini.

Bagaimana menurut kamu?

(***) 

Penulis: Putri Setiawati

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.    


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Tips Membangun Usaha Working Space Dengan Koneksi Internet Canggih

Menjadi freelancer semakin banyak diminati oleh anak muda. Officer yang sudah bekerja di suatu perusahaan pun  juga mengambil bidang ini karena memang menjanjikan. Bahkan saat ini sudah banya ...

Pentingnya Membangun Brand Positioning Untuk Bisnis. Apa Artinya?

Ketika sebuah persaingan semakin ketat di dalam sebuah pasar, peran strategi marketing sebaiknya semakin kuat digencarkan oleh Sobiz sebagai pebisnis. Salah satu upaya marketing yang cukup sering dila ...

Berawal Dari Recehan Hingga Omzet Puluhan Juta, Inilah Tips Usaha Sewa Lahan Parkir Motor

Usaha jenis ini sekilas tidak begitu menggiurkan, namun coba luangkan waktu Sobiz untuk menghitung secara kasar penghasilan mereka yang menjalankan usaha tersebut. Jika tarif parkir kendaraan roda 2 s ...

Keuntungan Penggunaan Wifi di Tempat Berbisnis Bagi Masyarakat Yang Ingin Ngabuburit di Bulan Puasa

Para anak muda ataupun orang tua sudah pasti gemar menghabiskan waktu di luar rumah untuk menjalin kehidupan sosial, namun saat di luar rumah mereka tidak akan lepas dari kebutuhan Wifi. Mereka tak ja ...

Meningkatnya Investasi dan Industri Seusai Pemilu

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengharapkan agar dunia industri akan meningkat setelah Pemilihan Umum 2019. Keyakinan tersebut didasari oleh pengalaman Pemilu yang sudah ada sebelumnya. Indo ...

Tips Menciptakan Kemasan/Packaging Yang Baik Bagi Produk Agar Lebih Diminati

Saat ingin memulai sebuah bisnis pastinya akan ada banyak hal yang harus diperhatikan dan juga dibutuhkan, apalagi jika sebuah bisnis yang ingin dijalankan itu merupakan bisnis yang menjual d ...

Strategi Membangun Industri Perhotelan di Indonesia Bersama Hotelqu

Saat ini industri perhotelan di Indonesia terus berupaya membangun reputasinya. Banyak aturan yang membuat hotel harus survive, mulai dari sertifikasi profesi sumber daya manusianya, hingga sertifikas ...

Pinjaman Uang Online untuk Modal Usaha UMKM, Efektif kah untuk Balik Modal ?

Hampir setiap orang memiliki impian untuk membangun bisnisnya sendiri. Namun masalah modal seringkali menjadi kendala yang menyurutkan niat seseorang untuk berbisnis. Akibat kurang dana, Sobiz yang se ...

Kemudahan Akses Nonton Film di Café Sehingga Konsumen Betah Untuk Selalu Kembali

Geliat bisnis di bidang kafe dan kuliner terus berkembang pesat. Pelaku usaha kafe kuliner harus bisa menghadirkan konsep-konsep yang menarik konsumen datang untuk nongkrong. Persaingan bisnis kompeti ...

Mengintip Peran Digital Untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Perfilman

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memproyeksikan perfilman menjadi salah satu subsektor yang tumbuh pesat pada 2019. Inovasi teknologi digital, seperti layanan Over The Top (OTT), akan meningkat ...