Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Kini Kelola Karyawan Bisa dengan Satu Aplikasi


0

Dalam berbisnis, kamu mungkin bukan tipe orang yang mau dipusingkan dengan banyak hal. Terlebih jika bisnismu bisa lebih dari satu. Alih-alih bisa mengerjakan semua urusan, perkembangan bisnismu malah begitu saja atau malah mundur. Nah, untuk menjawab tantangan tersebut, teknologi memberikan jawaban dengan beberapa aplikasi-aplikasi yang mampu mengurangi beban kamu dalam mengatur karyawan. Berikut aplikasi-aplikasi tersebut:

1. KaryaOne

KaryaOne adalah aplikasi terbaru untuk mengelola segala macam urusan HR (Human Resource) yang diluncurkan sejak Maret 2017 kemarin. Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengelola cuti, lembur, izin, pendataan karyawan lama atau baru, multi shift, payroll dan absensi. 

Untuk meyakinkan publik, KaryaOne memberikan demo GRATIS bagi setiap perusahaan yang ingin mencoba (untuk 10 karyawan per perusahan). Ada belasan fitur yang disediakan yang bisa kamu dapatkan langsung penjelasannya dari tim KaryaOne dengan mengundang tim mereka ke kantormu langsung. 

Aplikasi ini terhubung langsung ke web dan cloud, jadi kamu tidak perlu lagi minta izin secara tertulis atau formal ke atasan dan HRD. Cukup duduk di meja, buka aplikasinya dan isi formulir yang ingin diajukan. Atasan dan HRD kemudian akan mendapat notifikasi via email dan bisa menerima atau menolak pengajuan tersebut lalu mengirimnya kembali ke aplikasimu.

2. Payroll Bozz

Payroll Bozz merupakan sistem software yang terhubung langsung ke web untuk mendukung kinerja pengelolaan karyawan perusahaan. Dengan Payroll Bozz menghadirkan banyak fitur yang bisa kamu dapatkan dalam bentuk paket bulanan.

Software ini memungkinkan kamu dan HRD untuk mengelola jadwal pekerjaan yang notabene sering bentrok karena banyaknya karyawan serta pertemuan yang dilakukan setiap hari. Dengan demikian, tim HRD dapat mempersingkat waktu untuk mengatur semua jadwal yang dibutuhkan.

Fitur lain yang bisa digunakan antara lain pengajuan izin, cuti, lembur, reimburst, pengelolaa data karyawan dan pengumuman perusahaan. 

3. Gadjian

Gadjian merupakan aplikasi manajemen SDM dan penggajian untuk perusahaan berkembang. Dengan Gadjian, pemilik perusahaan atau tim HRD tak perlu memakan banyak waktu dan tenaga untuk mengurus berbagai macam persoalan seperti BPJS, payroll, perhitungan pajak, hingga absensi.

Aplikasi ini berbasis web sehingga dapat dengan mudah digunakan di mana saja dan kapan saja. Ini berarti, kamu bisa secara langsung mengajukan izin (misalnya) ke atasan dan HRD kapan pun kamu inginkan tanpa perlu bertemu langsung dan mengisi formulir kertas.

4. Weefer

Dengan menggunakan Weefer, kamu dan atasan serta HRD dapat secara langsung mengurus berbagai macam administrasi langsung dari depan komputer atau gadget. Weefer memungkinkan tim HRD mengurus berbagai hal termasuk pengurusan cuti, promosi pangkat, kontrak kerja, absensi, shift dan lain sebagainya. 

Terdapat beberapa modul yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. 

5. KinHR

Selain mengelola data dan administrasi karyawan seperti absensi, izin, cuti dan lembur, KinHR memungkinkan tim HR dan atasan untuk melakukan penilaian setiap karyawan dan memantau performa mereka. Data tersebut kemudian akan dikumpulkan dalam sistem dan digunakan sebagai pendukung promosi pangkat.

(***)

Sumber: hipwee.com 

Sobiz, mungkin sudah biasa mendengar hal ini: belajarlah yang giat agar kamu bisa sukses. Ya, kesuksesan memang bisa dicapai kalau kita mau berusahan lebih keras dan lebih giat dari yang lain. Tapi, apakah hanya orang-orang yang super pintar saja yang bisa sukses?

Pemikiran bahwa hanya anak-anak yang mendapat nilai bagus dan juara kelas lah yang akan sukses mungkin sudah ditanamkan oleh sebagian besar orangtua sejak kecil. Tapi perlu dicatat! Mereka-mereka yang nakal dan langganan mendapat nilai jelek ya pasti gagal, namun ternyata anak-anak itu memiliki potensi untuk bisa menjadi pengusaha yang sukses di kemudian hari.

Setiap orang pasti memiliki minat dan bakatnya masing-masing. Ketika mereka tak ahli dalam satu hal, bukan berarti masyarakat berhak melabeli nya "kurang pandai"seperti yang umumnya terjadi di masyarakat. Tak ada yang tahu kan dia akan seperti apa di masa depan?

Seperti kisah pengusaha sukses Jaya Setiabudi. Siapa sangka, lelaki berusia 43 tahun yang kerap dipanggil JayaYEA ini dulunya adalah anak bandel dan bukan murid pintar kesayangan guru? Meski begitu, Jaya sudah punya minat dan rencana sendiri untuk menekuni dunia bisnis kelak. Tujuan inilah yang membantunya sukses.

JayaYEA adalah sosok yang terbilang cukup popular di kalangan pebisnis Indonesia. Saat ini JayaYEA memiliki beberapa perusahaan di antaranya: distributor untuk produk hi-tech industrysupplier dan retail di bidang food and beverage, agen oli di Jakarta, hingga sederet bisnis lainnya.

Penasaran dengan lika-liku perjalanan Jaya? Yuk, kita simak kisahnya.

Semasa sekolah, lelaki berkacamata ini adalah murid yang sangat bandel dan hobi bikin masalah. Saking bandelnya nih, salah satu guru di SMP pernah menyumpahinya tidak akan sukses seumur hidup.

Kenakalan Jaya semakin menjadi ketika dia masuk STM. Jaya mengaku lebih suka berada di luar sekolah karena tidak suka mendengarkan materi di kelas. Dia pun makin sering bolos dari sekolah.

Meskipun demikian, jauh di lubuk hati dia punya rencana sendiri untuk menekuni dunia bisnis. Jiwa wirausaha ini sudah ada dalam dirinya sejak lama dan ayahnya merespon baik tekat Jaya tersebut.

Sebelum merealisasikan mimpinya, Jaya melanjutkan pendidikannya dulu di bangku kuliah. Dia mengambil Jurusan Teknik Elektro. Setelah lulus, Jaya memilih untuk belajar dulu menjadi karyawan sebelum merintis bisnisnya sendiri.

Jaya pun melamar menjadi technical buyer, sebuah posisi yang jauh berbeda dengan apa yang dipelajarinya saat kuliah. Tujuan Jaya sederhana, karena dia bekerja dengan maksud mencari ilmu. Bahkan dia mengatakan hal ini saat tes wawancara.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber via: Instagram @jayasetiabudi


Di sinilah Jaya belajar seluk beluk tentang sirkulasi dagang. Demi mendalami ilmu di bidang tersebut, Jaya rela lho lembur dan belajar di akhir pekan—dan tidak dibayar. Masa menimba ilmu di kantor inilah yang mengantar Jaya menuju kesuksesannya sekarang.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: iloveaceh.org


Tapi, jangan dikira perjalanan Jaya selalu mulus meski sudah mahir ilmu berdagang. Bisnis pertama Jaya hanya bertahan 3 bulan saja dan mengalami kebangkrutan.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: veryfund.co


Meski pernah gagal dan bahkan kesusahan untuk membeli makan, Jaya tak pernah patah arang. Dia kembali merintis bisnisnya dari nol.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: Twitter @JayaYEA


Kegagalan demi kegagalan Jaya temui dalam perjalanannya menuju sukses. Tidak hanya sekali, Jaya mengalami kebangkrutan berulang kali.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: Twitter @JayaYEA


Bukan Jaya namanya kalau putus asa dan menyerah. Tak peduli bagaimana kesulitan yang dihadapi, Jaya terus bekerja keras dan percaya bahwa dia mampu meraih mimpinya.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: Youtube.com


Sekarang, Jaya sudah bisa menuai hasil dari usahanya. Dia telah berhasil merintis perusahaan yang bergera di bidang makanan, industrial automation, baja dan konstruksi ringan, dan lain-lain.

Image and video hosting by TinyPic

Sumber: jualebookbisnisonline.wordpress.com


Nah itu tadi lika-liku perjalanan Jaya. Meski dulunya anak nakal yang suka bolos, Jaya ternyata sudah punya tujuan dalam hidup. Dia pun tidak mudah menyerah meski pada akhirnya harus belajar lebih keras dari yang lain.

Ternyata murid nakal pun bisa sukses kok asal dia tahu apa yang diinginkannya. Tapi ini bukan berarti Kita Muda menyuruh kamu jadi anak bandel ya, Sobiz!

Semoga Sobiz bisa memetik pelajaran dari kisah Jaya Setiabudi ini.

(***)

Sumber: Veryfund.co

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.  


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Tips Membangun Usaha Working Space Dengan Koneksi Internet Canggih

Menjadi freelancer semakin banyak diminati oleh anak muda. Officer yang sudah bekerja di suatu perusahaan pun  juga mengambil bidang ini karena memang menjanjikan. Bahkan saat ini sudah banya ...

Pentingnya Membangun Brand Positioning Untuk Bisnis. Apa Artinya?

Ketika sebuah persaingan semakin ketat di dalam sebuah pasar, peran strategi marketing sebaiknya semakin kuat digencarkan oleh Sobiz sebagai pebisnis. Salah satu upaya marketing yang cukup sering dila ...

Berawal Dari Recehan Hingga Omzet Puluhan Juta, Inilah Tips Usaha Sewa Lahan Parkir Motor

Usaha jenis ini sekilas tidak begitu menggiurkan, namun coba luangkan waktu Sobiz untuk menghitung secara kasar penghasilan mereka yang menjalankan usaha tersebut. Jika tarif parkir kendaraan roda 2 s ...

Keuntungan Penggunaan Wifi di Tempat Berbisnis Bagi Masyarakat Yang Ingin Ngabuburit di Bulan Puasa

Para anak muda ataupun orang tua sudah pasti gemar menghabiskan waktu di luar rumah untuk menjalin kehidupan sosial, namun saat di luar rumah mereka tidak akan lepas dari kebutuhan Wifi. Mereka tak ja ...

Meningkatnya Investasi dan Industri Seusai Pemilu

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengharapkan agar dunia industri akan meningkat setelah Pemilihan Umum 2019. Keyakinan tersebut didasari oleh pengalaman Pemilu yang sudah ada sebelumnya. Indo ...

Tips Menciptakan Kemasan/Packaging Yang Baik Bagi Produk Agar Lebih Diminati

Saat ingin memulai sebuah bisnis pastinya akan ada banyak hal yang harus diperhatikan dan juga dibutuhkan, apalagi jika sebuah bisnis yang ingin dijalankan itu merupakan bisnis yang menjual d ...

Strategi Membangun Industri Perhotelan di Indonesia Bersama Hotelqu

Saat ini industri perhotelan di Indonesia terus berupaya membangun reputasinya. Banyak aturan yang membuat hotel harus survive, mulai dari sertifikasi profesi sumber daya manusianya, hingga sertifikas ...

Pinjaman Uang Online untuk Modal Usaha UMKM, Efektif kah untuk Balik Modal ?

Hampir setiap orang memiliki impian untuk membangun bisnisnya sendiri. Namun masalah modal seringkali menjadi kendala yang menyurutkan niat seseorang untuk berbisnis. Akibat kurang dana, Sobiz yang se ...

Kemudahan Akses Nonton Film di Café Sehingga Konsumen Betah Untuk Selalu Kembali

Geliat bisnis di bidang kafe dan kuliner terus berkembang pesat. Pelaku usaha kafe kuliner harus bisa menghadirkan konsep-konsep yang menarik konsumen datang untuk nongkrong. Persaingan bisnis kompeti ...

Mengintip Peran Digital Untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Perfilman

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memproyeksikan perfilman menjadi salah satu subsektor yang tumbuh pesat pada 2019. Inovasi teknologi digital, seperti layanan Over The Top (OTT), akan meningkat ...