Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Rincian Dan Analisa Usaha Budidaya Ikan Bawal Dengan Modal Sederhana


0

Di era modern ini mungkin tidak banyak yang berpikir bahwa bisnis budidaya ikan adalah salah satu bisnis yang menjanjikan. Budidaya ikan bawal misalnya, salah satu orang yang menjalankan bisnis tersebut adalah  Sarin Bejo, peternak ikan bawal yang tinggal di Desa Pondok Udik, Jampang Parung, Bogot, Jawa Barat. Sarin dalam kesehariannya merawat dan memelihara ikan-ikan bawal di dalam sebuah kolam pribadi.

Menurut Sarin, alasan mengapa pintu bisnis ikan bawal terbuka lebar adalah dagingnya yang lezat dan harganya yang terjangkau.  Berkisar antara Rp 7.500 – Rp 8.000/kg jika berkualitas bagus akan mendapatkan 3 ekor ikan setiap kilo nya. Kolam yang dimiliki Sarin berukuran 124 m2 dan mampu menghasilkan 170kg lebih ikan bawal. Sedangkan setiap 4 bulan ikan bawal tersebut sudah bisa dipanen, sehingga setiap 4 bulan sekali, 1 kolam milik Sarin sanggup menghasilkan Rp 1 juta. Sarin memiliki 4 kolam untuk produksi plus satu kolam cadangan, sehingga keuntungan diatas baru dapat dinikmati setelah periode panen kedua atau ketiga.

Bisnis ikan bawal cukup dengan modal yang sederhana, tidak perlu peralatan yang ribet semisal aerator atau filter. Bahkan dipelihara dalam kolam tanah pun, ikan bawal tetap bisa tumbuh optimal. Panen pun hanya menggunakan jaring. Dengan modal yang sederhana, Sobiz bisa mendapatkan target pasar yang membahana seperti supermarket, restoran, atau pasar lokal.

Nah kalo Sobiz mulai tertarik dengan peluang usaha ini, jangan bingung karena Smartbisnis akan kasih rincian biaya beserta analisis usaha nya dibawah ini

Pembesaran Bawal

Siklus produksi : 30 hari

Volume produksi : 500 ekor atau 170 kg

Ukuran ikan : 300 – 500 gr

Investasi Awal

1. Biaya adminstrasi akuisisi lahan = Rp 43.000

2. Biaya transisi & penyempurnaan lahan = Rp 123.000

3. Biaya upah pembuatan kolam = Rp 1.102.500

4. Biaya pengadaan benih (2500 ekor) = Rp 250.000

5. Peralatan operasi umur ekonomis per 2 tahun = Rp 142.000

Total biaya investasi awal = Rp 1.660.500

Biaya Tetap

1. Perawatan kolam = Rp 100.000

2. Biaya penyusutan peralatan operasi = Rp 71.000

Total biaya tetap = Rp 171.000

Biaya Tidak Tetap

1. Pakan dan obat-obatan = Rp 200.000

2. Rumah tangga (listrik dan bahan bakar) = Rp 200.000

3. Perkakas = Rp 18.000

Total biaya tidak tetap = Rp 418.000

Biaya Produksi

Biaya tetap + Biaya tidak tetap = Rp 580.000

Hasil Usaha

1. Harga bawal segar = Rp 8.000/kg

2. Kapasitas produksi bulanan (170kg) = Rp 1.360.000

Keuntungan

Hasil usaha – biaya produksi (perbulan) = Rp 1.360.000

Hasil usaha per tahun =Rp 10.452.000

Pengembalian Modal

[( Investasi + Biaya produksi) : Keuntungan] x lama siklus usaha

[( Rp 1.660.000 + Rp 589.000) : 771.000] x 1 bulan = 2,9

Jadi modal dapat kembali setelah dilakukan 3 kali siklus pemeliharaan atau 3 bulan

Nah bagaimana Sobiz, apakah tertarik untuk menekuni budidaya ikan bawal sebagai bisnis andalan ? Kalo masih bingung juga, Sobiz bisa menggali informasi lebih banyak lagi seputar bisnis lainnya dengan bergabung bersama komunitas Smartbisnis. Di sini, semua tips dan informasi seputar dunia bisnis bisa Sobiz dapatkan, bahkan hingga pinjaman modal mudah untuk memulai bisnis Sobiz.

 Jadi tunggu apalagi ? Segera kunjungi www.smartbisnis.co.id sekarang juga !


PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Membedah Apa Itu Ekonomi Digital dan Dampaknya Bagi UMKM

Perkembangan ekonomi digital juga penting untuk diperhatikan, karena Indonesia tidak akan bisa menghindari pengaruh yang diakibatkan adanya globalisasi yang dipicu kemajuan TIK pada semua aspek kehidu ...

Art Of Smartbisnis: Rahasia Sukses Berbisnis Bagi Generasi Milenial Ala Anak Presiden

Gibran Rakabuming Raka rasanya sudah terkenal dengan statusnya sebagai Putra sulung Presiden Joko Widodo. Namun selain itu, masyarakat juga mengenal Gibran sebagai seorang pengusaha muda yang memiliki ...

Mengenal Gen-C, Target Pasar Baru Untuk Pemilik Cafe Dan Restoran

Gadget telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya untuk mengakses media sosial, segala transaksi juga dapat dilakukan dalam sekali genggaman. Perilaku itulah yang ...

Analisa Peluang Usaha Warnet Plus Cafe Di Kota-Kota Besar

Maraknya penggunaan ponsel pintar/smartphone yang memudahkan orang mengakes internet, seakan telah meredupkan bisnis warung internet (warnet). Namun, jika Sobiz pandai memanfaatkan kecanggihan teknolo ...

Menanggapi Fenomena Keluarga Menginap Di Hotel Karena Ditinggal ART Mudik Lebaran

Kalangan keluarga menengah atas memiliki tren menghabiskan masa libur lebaran dengan tinggal sementara di hotel berbintang. Tren tersebut kian meningkat karena mereka umumnya adalah para 'korban& ...

Melirik Tren Pinjaman Online Menjelang Lebaran, Menguntungkan kah?

Aktivitas pinjaman online menunjukkan peningkatan jelang lebaran 2019. Rating peningkatan kurang lebih terjadi sebesar 20% dari kondisi normal. Berdasarkan data yang dilansir Harian Asosiasi Fintech P ...

Business Hack: Memahami Secara Mendalam Karakter dan Pola Belanja Konsumen Indonesia

Konsumen di Indonesia memiliki keunikan dalam berbagai hal, dari mulai attitude, perilaku, maupun proses pengambilan keputusan dalam mengevaluasi dan membeli produk. Seperti misalnya dalam bidang buda ...

Memahami Apa Yang Dimaksud Dengan Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli

Perilaku konsumen bisa dibilang merupakan sebuah kegiatan yang berkaitan dengan proses pembelian suatu barang atau jasa. Nah mungkin Sobiz belum begitu paham, sebenarnya perilaku seperti apa yang masu ...

Art of SmartBisnis: Mampu Menyulap Madu Menjadi Sabun, Pria Ini Raup Keuntungan 15 Juta Per Hari!

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa madu hanya layak untuk dikonsumsi mengingat rasanya yang manis serta memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Namun ternyata madu juga memiliki banyak kegunaan da ...

Business Hack: Kunci Sukses Melakukan Ekspansi Bisnis Menurut Para Ahli

Jika sudah mulai menemukan peluang usaha dan menjalaninya, tentunya akan terbesit untuk mengembangkan usaha ke arah yang lebih besar. Pemikiran seperti ini tidak hanya muncul pada perusahaan besar saj ...