Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Art of SmartBisnis: Hanya Bermodal Batok Kelapa, Pria Ini Jadi Kaya Mendadak


0

Umumnya batok kelapa sering dianggap sebagai sampah, atau dimanfaatkan untuk bahan bakar pengganti kayu. Namun, Nur Taufik (37), warga Dusun Santan, Bantul, DI Yogyakarta, batok kelapa ia ubah menjadi aneka peralatan rumah tangga. Hanya bermodal batok kelapa ia bisa menjadi pengusaha yang sangat sukses.

Cerita sukses Taufik berawal ketika ia lulus SMA tahun 1992. Sebagian besar temannya memilih merantau ke Jabodetabek menjadi buruh pabrik. Namun di sisi lain, Taufik tak mau mengikuti temannya. Dalam benaknya, ia tidak pernah berminat menjadi buruh yang harus menuruti majikan. Yang ada dipikirannya hanya ingin membuka usaha sendiri.

Gagasan mengolah batok kelapa datang setelah ia menerima hiasan dinding dari tetangganya. Darisitulah ia mencoba membuat gantungan kunci dari batok kelapa. Walau banyak yang meremehkannya karena itu adalah hal yang mustahil, namun hal itulah yang menginspirasinya dan akhirnya membuka usaha pribadinya dengan nama Cumplung Aji. Nama tersebut diambil dari kata “cumplung” yang berarti batok kelapa yang jatuh ke tanah setelah dimakan tupai. Sedangkan “aji” berarti mempunyai nilai.

Awalnya konsumen lokal belum memandang karya milik Taufik tersebut sebagai sesuatu yang spesial, karena sekitar seratus gantungan kunci yang ia bawa ke Malioboro untuk ditawarkan, para pedagang kaki lima hanya menawarnya Rp 300 per unit, sementara biaya produksinya Rp 500 per unit. Hal ini disebabkan karena batok kelapa masih dilihat sebagai limbah sehingga tawaran harganya murah.

Taufik bersikeras dengan hasil karya nya dan mencari pasar lain. Dan ternyata berhasil setelah dijual di Universitas Islam Indonesia atas usulan kakak nya yang menitipkan di koperasi kampusnya. Dengan menambahkan sedikit sablon yang berisi nama jurusan atau fakultas, di luar dugaan ternyata banyak yang tertarik dengan harga Rp 700 per unit.

Tahun 1993 Taufik memutuskan untuk melanjutkan studi di Fakultas Peternakan Universitas Wangsa Manggala. Selama kuliah, naluri bisnisnya justru semakin kuat. Tak hanya di koperasi kampus, Taufik juga mulai menitipkan barang dagangannya ke tempat pameran kerajinan di Kasongan. Namun sesuai prediksi nya, produk olahan batok kelapa memang kurang mendapat tempat di kalangan masyarakat Indonesia. Akhirnya ia berusaha membidik pasar asing dengan mengikuti pameran di Hotel Ambarrukmo dan Hotel Garuda pada tahun 2004.

Berkat pameran tersebut, Taufik mendapatkan order 300 tempat sabun yang dibuat dari batok kelapa. Pesanan dalam jumlah besar tersebut membuatnya semakin bergairah. Tahun 1995 Taufik mengikuti kegiatan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Benteng Vredenburg, saat itu ia memamerkan patung batok kluntung sebagai pengganti bel di rumah-rumah. Dari pameran-pameran tersebut, pesanan yang diterima akhirnya semakin banyak.

Akhirnya pada tahun 1996, Taufik mendapatkan pesanan untuk luar negeri pertamanya yakni 700 alat musik marakas (alat musik samba) ke Kanada. Satu unitnya dihargai Rp 8.000 dan pesanan tersebut berlanjut ke tahun berikutnya sebanyak 10.000 unit. Kini setidaknya sudah ada 200 jenis barang yang ia buat dari batok kelapa dan sudah didistribusikan ke berbagai daerah. Jenisnya beraneka ragam, seperti gelas, asbak, tas, dan sendok. Harga jualnya antara Rp 1.500 dan Rp 60.000 per unit.

Dan Taufik pun akhirnya memiliki 12 karyawan tetap dan 15 tenaga borongan untuk mengolah batok kelapa menjadi aneka peralatan rumah tangga. Seluruh anggota tersebut masih tetangga sekitar rumahnya. Sehingga Taufik bisa mengatasi pengangguran minimal di lingkungan rumahnya. Peralatan pendukungnya pun telah mencapai 20 mesin bubut.

Taufik berniat membangun sentra usaha batok kelapa di dusunnya. Niatnya itu muncul karena banyaknya pesanan yang masuk sehingga ia kewalahan memenuhinya. Pada tahun 2000 sudah ada 30 tetangganya yang diberi pelatihan khusus. Setelah mengusai teknik pemanfaatan batok kelapa, mereka bisa memproduksinya secara mandiri.

Saat ini omzet Taufik berkisar Rp 90 juta per bulan dengan margin keuntungan sekitar 30 persen. Untuk mendapatkan bahan baku, ia mengambil dari Kulon Progo dan daerah luar Jawa, seperti Jambi dan Lampung. Pangsa pasar produk kerajinan Cumplung Aji saat ini mencapai 75 persen ke pasar internasional, yakni Perancis dan Amerika Serikat. Adapun 25 persen sisanya ke pasar lokal.

Nah Itulah tadi sedikit kisah tentang memulai usaha dari batok kelapa yang dapat menghasilkan omzet puluhan juta. Lantas bagaimana dengan Sobiz, apakah tertarik untuk menggeluti peluang usaha semacam ini?

Untuk mencari tahu lebih banyak referensi tentang peluang usaha, Sobiz bisa bergabung bersama komunitas Smartbisnis. Dengan bergabung bersama Smartbisnis, Sobiz bisa mendapatkan informasi, trik dan tips serta bantuan juga dukungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Untuk itu, segera kunjungi website resmi Smartbisnis di www.smartbisnis.co.id sekarang juga!

 

PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Temukan Banyak Referensi Bisnis Khusus di Bulan Ramadhan Hanya di Website Smartbisnis

Untuk menemukan peluang usaha yang cocok dengan Sobiz dan juga membuat sukses bukanlah hal yang mudah. Butuh analisa khusus, terutama Sobiz perlu tahu apa yang ada dalam diri Sobiz? Kemampuan apa saja ...

Berbagai Jenis Bisnis Yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Menggunakan Sosial Media Bersama Wifi.id Corner

Saat ini ada banyak sekali peluang untuk memulai usaha mulai dari modal sedikit  sampai dengan modal besar, khususnya usaha online. Berbisnis melalui sosial media contohnya adalah usaha rumah ...

Berbagai Jenis Usaha Dadakan di Bulan Ramadhan Yang Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain dijanjikan akan banyak ladang pahala, bulan Ramadhan juga menyimpan ladang rezeki. Banyak sekali orang menciptakan usaha dadakan selama bulan puasa den ...

Tips dan Trik Memulai Usaha Baru di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Bagi Sobiz yang mau memulai usaha, sekarang adalah saat yang tepat untuk bersiap-siap. Seperti diketahui, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perayaan Ramadhan h ...

Kisah Inspiratif Santoso Pembudidaya Ikan Hias Yang Sukses Dari Nol

Santoso lahir dari keluarga yang kurang mapu, bahkan keluarganya pun dulu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Sadar tidak dilahirkan sebagai orang kaya, sejak kecil ia terus bekerja ...

Pasti Sukses! Inilah Tips Memulai Bisnis Online Dari Nol

Di era digital seperti ini, kesempatan untuk berbisnis sangat terbuka luas. Bisnis kini tidak hanya lagi milik sekumpulan orang dengan modal yang besar, melainkan juga dimiliki oleh mereka yang bermod ...

Pentingnya Memahami Digital Marketing Untuk Usaha Online

Sangat penting untuk memiliki pengetahuan digital marketing dalam dunia bisnis online. Saat ini telah banyak bisnis yang semakin berkembang karena tersedianya teknologi pendukung. Pemanfaatan teknolog ...

Tips & Trik Membuka Usaha Laundry Kiloan Dengan Modal Kecil

Bagi sebagian orang, mencuci pakaian kotor adalah aktivitas rutin yang dilakukan setiap pekan. Tapi ada juga beberapa orang yang tidak mempunyai banyak waktu untuk sekadar mencuci pakaiannya. Hal inil ...

Melirik Potensi Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Yang Dapat Mengalahkan Bank Umum Jika Melakukan Ini

Kehadiran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sendiri memang sejak awal difokuskan untuk melayani masyarakat, khususnya di daerah terpencil dalam kelompok yang lebih kecil lagi, dan selama ini belum terjang ...

Berawal Dari Nol Dan Sering Gagal Inilah Kisah Ahmad Zaky, CEO Bukalapak

Achmad Zaky, mengawali Bukalapak pada awal tahun 2010 sebagai divisi agensi digital bernama Suitmedia yang berbasis di Jakarta. Suitmedia merupakan perusahaan agensi digital yang menawarkan jasa penge ...