Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Berbisnis, haruskah resign sebagai karyawan?


0

Menjadi dilematis bagi sebagian orang ketika ada keinginan untuk berbisnis tapi masih berstatus sebagai karyawan. Apakah harus keluar dari pekerjaan lalu langsung banting setir menjadi pengusaha, ataukah mengumpulkan modal dahulu dengan tetap menjadi karyawan?

Menurut perencana keuangan, Ahmad Gozali, keinginan berbisnis bagi sebagian orang bisa dijembatani dengan cara yang bijak. Misalnya, contoh kasus, ada seorang wanita yang sudah bertahun-tahun menjadi karyawan dan memiliki gaji yang cukup ingin berganti profesi menjadi ibu rumah tangga tapi tetap memiliki penghasilan. Namun, di sisi lain, ia tidak bisa begitu saja melepaskan pekerjaannya tanpa mengetahui dengan pasti usaha yang nanti ia jalankan, apakah berjalan dengan baik atau tidak. Kegelisahan ini seringkali menjadi hambatan Anda untuk sukses dalam usaha yang akan dirintis.

 

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, Anda dapat mulai mengumpulkan modal usaha dan juga dana cadangan yang cukup besar. Kenapa demikian? Karena yang sebenarnya Anda khawatirkan adalah rutinitas cash flow, apakah dengan keuangan yang ada dapat menopang kehidupan Anda? Dengan adanya dana cadangan, Anda dapat menggaji diri sendiri meski usaha baru saja dimulai.

 

Akan tetapi, jika rencana Anda belum matang, jangan buru-buru resign dari kantor. Sebaiknya, Anda mulai menyiapkan rencana bisnis yang mapan. Buatlah action plan yang rinci, mulai dari usaha apa yang akan dirintis, berapa modal yang dibutuhkan, dari mana supplier Anda, dan bagaimana mendapatkan konsumen. Anda juga bisa membuat rencana yang sangat detail sampai bagaimana bentuk desain kemasan produk yang akan Anda jual atau bagaimana desain toko atau outlet Anda. Semua dapat Anda lakukan sendiri atau meminta bantuan orang lain yang lebih profesional. Jika semua sudah siap dijalankan, berarti Anda sudah siap resign dan menjalani dunia baru menjadi pengusaha.

 

Sebagai tambahan, berikut ini ada beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk resign dari pekerjaan.

 

1.   Analisis keuangan Anda

Analisis keuangan adalah langkah terpenting jika Anda ingin resign dari pekerjaan dan memulai berbisnis. Anda harus mengetahui pemasukan dan pengeluaran Anda setiap bulan termasuk apa dan bagaimana pengeluaran dan pemasukan itu Anda dapatkan. Hitung dengan baik seluruh keuangan Anda, tak hanya keuangan pribadi tapi juga perkiraan biaya yang diperlukan untuk membuka bisnis. Dengan analisis ini, kemampuan finansial Anda akan terlihat dan Anda dapat lebih yakin menjalankan bisnis dengan hasil analisis Anda.

2. Disiplin dan perhatikan stabilitas Anda
Dalam menjalankan bisnis, tidak hanya uang yang menjadi faktor penting. Tingkat emosi, faktor pendukung, dan kemampuan manajemen juga dapat menjadi faktor penting yang harus Anda perhatikan sebelum berbisnis.

Sebagai awalan, Anda mungkin bisa menjawab pertanyaan berikut ini.

Apakah Anda mudah panik atau marah?

Atau Anda sulit berpikir saat ada masalah?

Lalu, bagaimana sikap Anda dalam menghadapi tekanan saat bekerja?

Apakah Anda mendapat dukungan dari keluarga dan teman dekat?

Apakah Anda mempunyai teman yang mahir dalam bisnis atau seseorang yang dapat dimintai masukan dalam mengambil keputusan ketika berbisnis?

Apakah Anda terbiasa bekerja dengan tenggat waktu?

Atau Anda terbiasa dengan berorganisasi dan bekerja keras?

Ketika Anda sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan penuh keyakinan, berarti Anda siap dengan resiko bisnis yang nanti akan Anda hadapi. Dengan demikian, Anda dapat menghargai waktu, uang, dan proyek yang akan dijalani.

3.   Susun action plan

Hal yang sebaiknya Anda hindari dalam menyusun rencana kerja adalah dengan menyusun rencana kerja setengah hati karena action plan menentukan bagaimana bisnis Anda ke depan. Bisnis tersebut akan menjadi penopang hidup Anda, maka rencanakanlah dengan detail dan serinci mungkin.

4.   Mulai bekerja paruh waktu

Anda dapat mulai menjalani bisnis Anda sambil bekerja sebagai karyawan. Selama hari kerja, Anda sibuk dengan pekerjaan Anda sebagai karyawan. Akan tetapi, saat akhir pekan, Anda dapat melakukan bisnis pribadi Anda. Dengan bekerja paruh waktu, Anda akan terbiasa menjalankan bisnis sambil tetap melakukan pekerjaan Anda sebagai karyawan. Apalagi jika bisnis Anda nanti berkaitan dengan klien. Mencari klien tidak semudah yang Anda bayangkan, perlu banyak waktu dan tenaga. Tunggulah sampai klien dan keuangan Anda benar-benar siap untuk dikerjakan secara total. Saat memulai bisnis, waktu kerja Anda tidak akan terlalu padat sehingga peran Anda sebagai karyawan masih tetap bisa dijalani. Pada awalnya memang sulit melakukan dua peran sekaligus, tapi hal ini dapat membantu Anda dalam memanajemen waktu.

5.   Jalani masa transisi

Saat jumlah klien Anda sudah banyak, keinginan untuk bekerja di rumah semakin besar, berarti Anda sudah memasuki masa transisi. Anda dapat meminta pengurangan jam kerja di kantor jika memungkinkan sehingga Anda bisa lebih fokus ke bisnis Anda. Jika tidak, berarti Anda harus bekerja lebih keras menjalani dua peran sekaligus. Dalam kondisi ini, semakin Anda berhemat dalam hal keuangan akan sangat menguntungkan bagi bisnis Anda.

6.   Menyiapkan kantor
Setelah Anda yakin sudah memenuhi semua elemen bisnis dan menjalankan bisnis Anda sebagai sebuah entitas bisnis yang resmi, Anda harus mengurus administrasi untuk keperluan pembentukan perusahaan. Hal ini sangat diperlukan agar tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari. Anda dapat meminta bantuan profesional untuk mengurus masalah ini. Dalam kondisi ini, sebaiknya Anda segera putuskan masa transisi. Jika Anda sudah siap untuk melepas peran Anda sebagai karyawan, lakukanlah. Semakin Anda putuskan dengan cepat, bisnis Anda bisa segera dimulai.

7.   Jaga silaturahmi
Setelah Anda putuskan untuk resign, sebaiknya Anda tetap menjaga hubungan dengan rekan-rekan kerja Anda. Mungkin, rekan-rekan kerja Anda nantinya dapat membantu perkembangan bisnis Anda.

8.   Pastikan bisnis terus berkembang
Kunci sukses sebuah bisnis adalah order yang terus-menerus. Atur semua hal sesuai dengan tempat dan perannya sehingga tidak ada yang terlewat. Kini, perkembangan bisnis ada di tangan Anda, Andalah yang harus memastikan bisnis tersebut tetap berlanjut.

(***)

Sumber: berbagai sumber

 

PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Ingin Buka Bisnis Penginapan? 5 Hotel Milik Artis Ini Bisa Dijadikan Referensi

Jika Sobiz ingin berbisnis di bidang properti, maka bisnis yang cukup populer dan menguntungkan adalah hotel dan resort. Bahkan artis pun juga turut meramaikan bisnis tersebut. Sangat wajar, sebab bis ...

Mulai Bangun Usaha Pengolahan Kertas Semen Yang Stabil Dengan Pinjaman Modal Dari Smartbisnis

Kepedulian terhadap lingkungan ternyata bisa berbuah manis dan mendatangkan laba. Rasa peduli itu bisa Sobiz wujdukan berupa mengolah kertas kantong semen bekas menjadi kerajinan berupa aneka tas, dom ...

Lebaran Telah Usai, 5 Peluang Usaha Ini Mendadak Langsung Ramai Dan Laku

Bicara bisnis setelah lebaran, ada beberapa usaha yang bakal ramai banget seusai lebaran ini. Buat Sobiz yang telah menjalankan usaha tersebut, ada baiknya siapkan waktu dan tenaga lebih buat menampun ...

Mengantongi Untung Saat Lebaran Dengan Menyewakan Lahan Parkir Kendaraan

Tingginya animo masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan untuk membeli kendaraan bermotor roda empat, tidak berbanding lurus dengan kepemilikan lahan pribadi yang cukup untuk memarkir ...

Meraup Keuntungan Dari Fenomena Game Online, Bisnis Ini Bisa Sobiz Coba

Kini main game tidak hanya sekadar hobi. Main game bisa juga dijadikan ajang olahraga zaman now yang sekarang dikenal sebagai e-sport. Di Indonesia sudah ada organisasi perkumpulannya dan dinamakan Pe ...

Belajar Dari Bisnis Sewa Modem Di Luar Negeri, Teknologi Wifi Kian Berkembang Menjadi Bisnis

Internet merupakan bahan utama bagi masyarakat zaman sekarang untuk mewujudkan aktualisasi diri mereka di dunia digital. Update di Instagram, foto di tempat wisata, ibaratnya telah menjadi oleh-oleh w ...

Temukan Banyak Referensi Bisnis Khusus di Bulan Ramadhan Hanya di Website Smartbisnis

Untuk menemukan peluang usaha yang cocok dengan Sobiz dan juga membuat sukses bukanlah hal yang mudah. Butuh analisa khusus, terutama Sobiz perlu tahu apa yang ada dalam diri Sobiz? Kemampuan apa saja ...

Berbagai Jenis Bisnis Yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Menggunakan Sosial Media Bersama Wifi.id Corner

Saat ini ada banyak sekali peluang untuk memulai usaha mulai dari modal sedikit  sampai dengan modal besar, khususnya usaha online. Berbisnis melalui sosial media contohnya adalah usaha rumah ...

Berbagai Jenis Usaha Dadakan di Bulan Ramadhan Yang Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain dijanjikan akan banyak ladang pahala, bulan Ramadhan juga menyimpan ladang rezeki. Banyak sekali orang menciptakan usaha dadakan selama bulan puasa den ...

Tips dan Trik Memulai Usaha Baru di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Bagi Sobiz yang mau memulai usaha, sekarang adalah saat yang tepat untuk bersiap-siap. Seperti diketahui, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perayaan Ramadhan h ...