Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Danu Sofwan, Sukses Bawa Cendol "Naik Kelas"


0

Danu Sofwan, CEO PT JHD Randol Visi Utama dan pendiri Radja Cendol (Randol), memberanikan diri untuk mengangkat gengsi jajanan pasar ke pasar modern. Ia mengembangkan minuman cendol yang diberi merek Randol dan memodifikasinya sebagai kuliner tradisional yang unik serta memikat konsumen masa kini. Media sosial digunakan Danu sebagai corong promosi Randol. Bermodalkan Rp 7-8 juta, kini ia telah meraup omset miliaran rupiah dalam setahun. Randol pertama kali beroperasi pada 23 Juni 2014 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Ia pun mewaralabakan Randol yang jumlah gerainya kini telah mencapai 780 unit di berbagai daerah. Sebanyak 10 gerai dari jumlah total gerai itu ia miliki. “Sisanya franchise. Saya membuat model franchise karena ingin mencetak pengusaha. Kami mengatur jarak jarak antara outlet Randol, masing-masing berjarak 3-5 km agar tidak saling bersaing,” ujarnya. Gerai Randol lainnya di antaranya terdapat di Mal Aeon, Sumarecon Bekasi, Artha Gading dan Golden Truly Gunung Sahari, Jakarta.

Sebelum Randol berjaya, Danu pernah menjadi pengamen, kuli pasir dan sopir untuk menambah modal di masa-masa awal merintis Randol. Ia pun pernah gagal sebagai pengusaha pakaian, sepatu dan aksesori yang dimulainya tahun 2007. ”Saya menyadari penyebab kegagalan itu karena saya hanya mengikuti tren pasar,” kata pria kelahiran Tasikmalaya pada 20 Agustus 1987 ini, mengenang.

Ia pun mencari-cari model bisnis yang segar, di antaranya mencari strategi mengolah kuliner tradisional menjadi suguhan modern yang menggoyang lidah konsumen. Caranya, dengan sering mengunjungi pameran dan bazar kuliner serta berselancar di Internet. Tak disangka-sangka, ia membaca artikel di situs CNN yang memasukkan cendol sebagai salah satu dari 50 minuman terlezat di dunia.

Danu segera beraksi dengan menjumpai para pedagang cendol di sepanjang pesisir Pantai Utara Jawa, demi mencari resep cendol yang cocok. Ketika itu, ia hanya mengantongi Rp 30 ribu untuk membiayai perjalanannya. Agar menghemat ongkos, ia menumpang mobil pengangkut sayur-sayuran dan tidur di mushala. “Saya ini berangkat dari bawah dan sering diremehkan, jadinya saya ingin mengangkat cendol yang tadinya diremehkan bisa terangkat derajatnya,” ucapnya bersemangat.

Akhirnya, ia berhasil menemukan resep cendol yang cocok di Pekalongan. “Setelah itu, saya mengajak kerja sama untuk membuat cendol di pabrik Randol di Bekasi,” ujarnya. Kapasitas produksi cendol di pabrik itu sebanyak 10 ribu cup per hari. Ia pun berinovasi agar menghasilkan cendol yang unik dan beda. Cendol versi Danu diproduksi lebih kenyal agar bisa dikunyah. Resep lainnya pun diubah agar semakin lezat. Alasan santan diganti susu, menurutnya, untuk meningkatkan gairah masyarakat meminum susu. “Selain itu, susu juga lebih sehat dan lebih gurih,” ujarnya.

Agar memikat konsumen, Danu punya resep jitu, yakni membuat nama minuman yang nyeleneh, seperti Alpundol (alpukat cendol), Si Andol (isi astor cendol), Kejendol (keju en cendol), Si Bondol (isi bulat oreo cendol), dan Sundel Bolong (tiramisu pake cendol boleh dong). Randol dikemas modern dalam gelas plastik (cup). “Total menu ada 14-15 minuman, termasuk varian milkshake, cendol hangat, dan seri durian,” tutur anak ketiga dari empat bersaudara ini. Harga per gelas berbeda-beda tergantung pada area wilayah, berkisar Rp 8 ribu-20 ribu. Segmen yang disasar adalah anak-anak muda.

Mengenai sistem waralaba (franchise), Danu menjelaskan, struktur organisasi diberi nama seperti jabatan di kerajaan. Misalnya, Danu sebagai pemegang waralaba disebut “baginda” dan “panglima” disematkan untuk mitra waralaba. Adapun biaya waralabanya Rp 10 juta. ”Biaya itu sudah termasuk alat-alat, franchisee hanya menyediakan tempat dan prajurit yang akan kami latih lewat video atau tatap muka,” ungkapnya.

Untuk biaya waralaba, Danu mengutip Rp 2,5 juta untuk dua tahun dan setelah itu panglima hanya cukup membayar 50% dari harga paket waralaba dan tidak dikenai tambahan biaya. Para mitra Randol umumnya mencapai titik impas selama 2-3 bulan dengan asumsi penjualan 60 cup/hari. Supaya konsumen tidak bosan, Danu dan timnya merilis 1-2 sajian baru per enam bulan. Tak lupa, Danu sudah mematenkan merek Randol dan rajin menggelar aneka kampanye pemasaran bersama para mitra.

(***)

Sumber: www.swa.co.id 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Ingin Buka Bisnis Penginapan? 5 Hotel Milik Artis Ini Bisa Dijadikan Referensi

Jika Sobiz ingin berbisnis di bidang properti, maka bisnis yang cukup populer dan menguntungkan adalah hotel dan resort. Bahkan artis pun juga turut meramaikan bisnis tersebut. Sangat wajar, sebab bis ...

Mulai Bangun Usaha Pengolahan Kertas Semen Yang Stabil Dengan Pinjaman Modal Dari Smartbisnis

Kepedulian terhadap lingkungan ternyata bisa berbuah manis dan mendatangkan laba. Rasa peduli itu bisa Sobiz wujdukan berupa mengolah kertas kantong semen bekas menjadi kerajinan berupa aneka tas, dom ...

Lebaran Telah Usai, 5 Peluang Usaha Ini Mendadak Langsung Ramai Dan Laku

Bicara bisnis setelah lebaran, ada beberapa usaha yang bakal ramai banget seusai lebaran ini. Buat Sobiz yang telah menjalankan usaha tersebut, ada baiknya siapkan waktu dan tenaga lebih buat menampun ...

Mengantongi Untung Saat Lebaran Dengan Menyewakan Lahan Parkir Kendaraan

Tingginya animo masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan untuk membeli kendaraan bermotor roda empat, tidak berbanding lurus dengan kepemilikan lahan pribadi yang cukup untuk memarkir ...

Meraup Keuntungan Dari Fenomena Game Online, Bisnis Ini Bisa Sobiz Coba

Kini main game tidak hanya sekadar hobi. Main game bisa juga dijadikan ajang olahraga zaman now yang sekarang dikenal sebagai e-sport. Di Indonesia sudah ada organisasi perkumpulannya dan dinamakan Pe ...

Belajar Dari Bisnis Sewa Modem Di Luar Negeri, Teknologi Wifi Kian Berkembang Menjadi Bisnis

Internet merupakan bahan utama bagi masyarakat zaman sekarang untuk mewujudkan aktualisasi diri mereka di dunia digital. Update di Instagram, foto di tempat wisata, ibaratnya telah menjadi oleh-oleh w ...

Temukan Banyak Referensi Bisnis Khusus di Bulan Ramadhan Hanya di Website Smartbisnis

Untuk menemukan peluang usaha yang cocok dengan Sobiz dan juga membuat sukses bukanlah hal yang mudah. Butuh analisa khusus, terutama Sobiz perlu tahu apa yang ada dalam diri Sobiz? Kemampuan apa saja ...

Berbagai Jenis Bisnis Yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Menggunakan Sosial Media Bersama Wifi.id Corner

Saat ini ada banyak sekali peluang untuk memulai usaha mulai dari modal sedikit  sampai dengan modal besar, khususnya usaha online. Berbisnis melalui sosial media contohnya adalah usaha rumah ...

Berbagai Jenis Usaha Dadakan di Bulan Ramadhan Yang Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain dijanjikan akan banyak ladang pahala, bulan Ramadhan juga menyimpan ladang rezeki. Banyak sekali orang menciptakan usaha dadakan selama bulan puasa den ...

Tips dan Trik Memulai Usaha Baru di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Bagi Sobiz yang mau memulai usaha, sekarang adalah saat yang tepat untuk bersiap-siap. Seperti diketahui, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perayaan Ramadhan h ...