Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Kisah Inspiratif Evan Spiegel, Miliarder Muda Pemilik Snapchat


0

Di Indonesia, layanan messaging Snapchat mungkin masih kalah tenar dibanding WhatsApp, BBM atau Line. Tapi di mancanegara, Snapchat amat populer, bahkan sempat ditawar tinggi oleh Facebook dan kini telah melantai di bursa saham.

Evan yang saat ini berusia 26 tahun berasal dari keluarga tajir dan terpelajar. Ibunya lulusan Harvard dan ayahnya kuliah di Yale, dua kampus sangat bergengsi di Amerika Serikat. Keduanya berprofesi sebagai pengacara. Ya sudah pasti kaya.

Evan tinggal di selatan California, di rumah mahal dekat pantai seharga USD 2 juta. Orang tuanya memiliki beberapa mobil mewah. Liburan keluar negeri adalah hal biasa bagi mereka. 

Evan mengakui ia memang beruntung. Bayangkan saja, ia belajar menyetir dengan mobil Cadillac Escalade yang dibelikan orang tuanya. Ia juga pernah dibelikan sedan BMW oleh ibunya.

"Aku masih muda, berkulit putih dan berpendidikan tinggi. Aku memang sangat sangat beruntung. Dan hidup ini memang tidak adil," katanya dalam sebuah kesempatan. Sayang, orang tuanya bercerai. 

Evan sudah gemar dengan teknologi sejak kecil. Saat SMA, dia banyak menghabiskan waktu di laboratorium komputer, mengutak atik Photoshop, dan merakit komputer sendiri. Ya, semacam pria geek. "Teman dekatku adalah guru komputer, namanya Dan," tutur Evan.

Waktu pun berlalu. Evan diterima kuliah di Stanford University jurusan desain produk. Di sana, ia kenalan dengan teman kampus bernama Bobby Murphy. "Kami tidak dianggap keren. Jadi kami mencoba membuat sesuatu untuk jadi keren," kata Murphy.

Awal Mula Snapchat

Evan dan Murphy pun berkawan karib dan berniat membuat perusahaan perangkat lunak. Sayang, beberapa proyek software yang mereka rintis gagal di tengah jalan. Suatu hari, Reggie Brown, teman kampus mereka, masuk ke kamar Evan. Dia curhat tentang foto yang terlanjur terkirim pada seseorang. 

"Kuharap ada aplikasi yang bisa untuk mengirim foto yang kemudian foto itu dapat hilang sendiri," katanya.

Evan jadi bergairah dan menyebut kalau Brown menggagas ide fantastis. Malam itu juga, mereka langsung mencari developer untuk membuat aplikasi semacam itu. Maka ditunjuklah Murphy yang baru saja lulus.

Begitulah, mereka menggarap serius proyek ini. Murphy ditunjuk sebagai Chief Technology Officer, Brown menjadi Chief Marketing Officer dan Evan menjadi Chief Executive Officer. Awalnya, mereka membuat website tapi kemudian memilih bermigrasi ke perangkat mobile.

Mereka rajin menunjukkan produk ke investor potensial. Brown menamakan aplikasinya sebagai Picaboo dan Murphy bekerja keras agar prototipenya bekerja dengan baik. 

Sayang, kenyataan tak seindah impian. Tidak banyak investor tertarik. Mereka pikir, siapa yang akan mengirim foto yang akan hilang sendiri?

Kenyataan itu tak membuat mereka mundur. Versi pertama Picaboo akhirnya debut di App Store pada 13 Juli 2011. Namun ada masalah fatal. Penerima masih bisa menyimpan foto yang dikirim dengan mengambil screenshot. Sangat sedikit orang yang mengunduh Picaboo.

Picaboo dianggap gagal. Orang tua Murphy sudah memaksa agar ia mencari pekerjaan lain. Sedangkan Evan ingin membongkar tim. Ujung-ujungnya, Brown merasa terancam. 

Brown meminta bagian saham 30% karena menganggap dialah yang punya ide, menyumbangkan nama serta mendesain logo hantu Snapchat. Evan dan Murphy tidak mau memberikannya sehingga menjadi perkara hukum. Belakangan, mereka berdamai karena Evan dan Murphy sepakat memberi kompensasi pada Brown.

Ditangani berdua oleh Evan dan Murphy, Picaboo berubah nama menjadi Snapchat. Tapi proyek ini tak juga berhasil. Alhasil Evan kembali kuliah dan Murphy bekerja di tempat lain. Tapi lama kelamaan, Snapchat makin banyak penggunanya. Pada April 2012 sudah mencapai 100 ribu. Namun ada masalah, mereka harus membayar biaya server yang tak murah. Padahal Snapchat belum menghasilkan sepeserpun uang 

Pertolongan datang dari investor bernama Jeremy Liew setelah mendengar dari anak temannya bahwa Snapchat mulai populer. Jeremy berinvestasi sebesar USD 485 ribu untuk Snapchat, membuat aplikasi ini bernilai USD 4,25 juta. Evan pun senang bukan kepalang produknya diguyur uang. "Itu adalah perasaan terbaik yang pernah kurasakan," katanya.

Snapchat kemudian berkantor di rumah ayah Evan dan mulai mempekerjakan puluhan pegawai. Begitulah singkat cerita, Snapchat makin tak terbendung dan saat ini menjadi salah satu layanan messaging terpopuler. 

Mereka sudah mengumpulkan pendanaan ratusan juta dolar dan mulai melakukan strategi monetisasi melalui iklan. Sebelum akhirnya memutuskan langkah besar dengan berjualan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Sukses Snapchat

Popularitas Snapchat membuat Facebook kepincut. Kabarnya, Mark Zuckerberg sempat menawar Snapchat senilai USD 3 miliar. Jumlah yang begitu besar. Tapi Evan tak silau dan menolaknya.

"Hanya ada sedikit orang di dunia ini yang membangun bisnis semacam ini. Jadi kupiikir menjualnya untuk keuntungan jangka pendek bukanlah sesuatu yang menarik," demikian alasannya. 

Kini, Evan diperkirakan memiliki harta di kisaran USD 1,5 miliar. Kabarnya, ia baru saja membeli mobil Ferrari. 

Apa rahasia suksesnya? Antara lain tak takut gagal dan tak henti mencoba sampai berhasil. "Kami terus saja bereksperimen dan gagal. Kami harus mencoba sampai hampir 34 proyek," ujarnya. 

(***)

Sumber: detik.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI. 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Ingin Buka Bisnis Penginapan? 5 Hotel Milik Artis Ini Bisa Dijadikan Referensi

Jika Sobiz ingin berbisnis di bidang properti, maka bisnis yang cukup populer dan menguntungkan adalah hotel dan resort. Bahkan artis pun juga turut meramaikan bisnis tersebut. Sangat wajar, sebab bis ...

Mulai Bangun Usaha Pengolahan Kertas Semen Yang Stabil Dengan Pinjaman Modal Dari Smartbisnis

Kepedulian terhadap lingkungan ternyata bisa berbuah manis dan mendatangkan laba. Rasa peduli itu bisa Sobiz wujdukan berupa mengolah kertas kantong semen bekas menjadi kerajinan berupa aneka tas, dom ...

Lebaran Telah Usai, 5 Peluang Usaha Ini Mendadak Langsung Ramai Dan Laku

Bicara bisnis setelah lebaran, ada beberapa usaha yang bakal ramai banget seusai lebaran ini. Buat Sobiz yang telah menjalankan usaha tersebut, ada baiknya siapkan waktu dan tenaga lebih buat menampun ...

Mengantongi Untung Saat Lebaran Dengan Menyewakan Lahan Parkir Kendaraan

Tingginya animo masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan untuk membeli kendaraan bermotor roda empat, tidak berbanding lurus dengan kepemilikan lahan pribadi yang cukup untuk memarkir ...

Meraup Keuntungan Dari Fenomena Game Online, Bisnis Ini Bisa Sobiz Coba

Kini main game tidak hanya sekadar hobi. Main game bisa juga dijadikan ajang olahraga zaman now yang sekarang dikenal sebagai e-sport. Di Indonesia sudah ada organisasi perkumpulannya dan dinamakan Pe ...

Belajar Dari Bisnis Sewa Modem Di Luar Negeri, Teknologi Wifi Kian Berkembang Menjadi Bisnis

Internet merupakan bahan utama bagi masyarakat zaman sekarang untuk mewujudkan aktualisasi diri mereka di dunia digital. Update di Instagram, foto di tempat wisata, ibaratnya telah menjadi oleh-oleh w ...

Temukan Banyak Referensi Bisnis Khusus di Bulan Ramadhan Hanya di Website Smartbisnis

Untuk menemukan peluang usaha yang cocok dengan Sobiz dan juga membuat sukses bukanlah hal yang mudah. Butuh analisa khusus, terutama Sobiz perlu tahu apa yang ada dalam diri Sobiz? Kemampuan apa saja ...

Berbagai Jenis Bisnis Yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Menggunakan Sosial Media Bersama Wifi.id Corner

Saat ini ada banyak sekali peluang untuk memulai usaha mulai dari modal sedikit  sampai dengan modal besar, khususnya usaha online. Berbisnis melalui sosial media contohnya adalah usaha rumah ...

Berbagai Jenis Usaha Dadakan di Bulan Ramadhan Yang Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain dijanjikan akan banyak ladang pahala, bulan Ramadhan juga menyimpan ladang rezeki. Banyak sekali orang menciptakan usaha dadakan selama bulan puasa den ...

Tips dan Trik Memulai Usaha Baru di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Bagi Sobiz yang mau memulai usaha, sekarang adalah saat yang tepat untuk bersiap-siap. Seperti diketahui, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perayaan Ramadhan h ...