Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Mengenal Dita Soedarjo, Sosialita Cantik Pemilik Haagen Dazs Indonesia


0

Cantik, muda, pintar berbisnis, merupakan tiga kata yang mewakili sosok Dita Soedarjo.  Saat ditemui Wolipop di apartemennya, Dita Soedarjo yang tampil cantik mengenakan dress putih dari label fashion miliknya 'Dignity Woman' berbagi sedikit cerita mengenai pengalamannya berbisnis. Dita Soedarjo mulai terjun ke dunia bisnis setelah lulus dari Fashion Institute of Design & Merchandising (FIDM) di Los Angeles pada 2015.

Sebelum benar-benar berkecimpung di dunia bisnis, wanita 25 tahun ini pernah mencicipi bekerja sebagai karyawan di salah satu media yang tergabung dalam perusahaan ayahnya, Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Dita belajar bagaimana menjalin relasi dengan berbagai tipe orang yang terjun di dunia fashion serta bisnis.

Setelah mendapatkan pengalaman bekerja di media, Dita Soedarjo mulai dipercaya sang ayah untuk memegang Haagen Dazs Indonesia di 2015. Ia mengaku suka es krim dan pekerjaannya menyenangkan.

"Kalau kerja di majalah sangat padat waktunya jadi aku nggak bisa bisnis. Waktu itu papa bilang Haagen Dazs Indonesia baru nyari orang, yasudah aku coba. Ternyata kerjanya seru bisa food tasting, doesn't feel like work," aku Dita Soedarjo kepada Wolipop beberapa waktu lalu di Apartemen Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Menurut wanita yang hobi masak ini, bisnis es krim tak semudah yang dibayangkan. Apalagi ia mengambil bisnis franchise sehingga harus mengikuti peraturan perusahaan induknya. Terkadang Dita Soedarjo merasa kreativitasnya terbatas karena peraturan tersebut.

Sebagai contoh, ketika Dita ingin menyalurkan ide kreatif untuk meningkatkan penjualan namun ternyata tidak bisa dilakukan karena terpentok pada imej. Terkadang hal tersebut tidak sesuai dengan dirinya namun di situlah Dita Soedarjo belajar mengendalikan diri.

"Karena itu franchise kita nggak bisa seenak jidat. Misalnya kalau mau melakukan event terus nggak cocok sama branding Haagen Dazs ya mau gimana. Haagen Dazs kan es krim high end kita harus ikuti peraturan," katanya lagi.

Selain bisnis es krim, Dita Soedarjo juga terjun ke bisnis fashion. Ia mulai membangun bisnis fashion sekitar dua tahun lalu selain memegang Haagen Dazs Indonesia. Dita merasa punya waktu luang dan ingin mencoba bisnis lainnya.

Sebelum memutuskan membangun bisnisnya sendiri, Dita Soedarjo melihat kebutuhannya dulu. Dita mencoba berkaca pada diri sendiri. Kemudian ia tersadar kalau dirinya masih merasa kesulitan mendapatkan busana dengan harga terjangkau sesuai karakter personalnya yang girly. Tercetuslah ide untuk membuat label fashion sendiri.

Dita Soedarjo memulai langkahnya dengan membuat label 'Dignity Woman' yang ditujukan untuk para wanita modern. Tak hanya satu, Dita juga membuat label busana lainnya yakni 'Virgin Villians'. Label ini ditujukan untuk wanita feminin yang suka dengan permainan bahan lace dan detail.

Ada pula bisnis lain yang ditekuni Dita Soedarjo selain fashion dan es krim. Ya, Dita Soedarjo menjajal kemampuannya untuk berkecimpung di dunia kecantikan. Ia mengeluarkan label bulu mata palsu yang dinamakan 'D'licate'. 

Bisnis kecantikannya tersebut baru dimulai sekitar tujuh bulan lalu. Kini Dita Soedarjo sedang berencana mengeluarkan bulu mata palsu magnet jadi tidak perlu menggunakan lem. Ketiga bisnis tersebut, diakui Dita Soedarjo, dirintis karena melihat perkembangan bisnis lokal yang melaju pesat. Ia bahkan merasa lebih seru membuat bisnis sendiri daripada franchise.

"Aku ingin create something yang affordable, jadinya aku buat label fashion sendiri. Iseng-iseng pertamanya, eh laku, jadinya terusin. I think bisnis lokal the next big thing. Di sini marketnya bagus," ucap bungsu dari tiga bersaudara itu.

Saat menggeluti bisnis yang dibangunnya sendiri, Dita Soedarjo, memiliki tantangan berbeda daripada hanya meneruskan bisnis sang ayah. Ia menilai, ketika berbisnis semua orang harus berusaha mandiri tidak seperti ketika menjadi karyawan dapat bertanya dengan rekan kerjanya. Tak jarang ia sempat diremehkan oleh orang-orang sekitarnya melihat latar belakang orangtua yang sukses dan kaya raya. Ia mengaku sering disebut anak manja yang tidak bisa melakukan apa-apa selain bergantung pada orangtua.

"Dibilang aku nggak bisa kerja, anak manja, tapi aku nggak malu sih, just do my best. Kalau ada apa-apa di kantor aku juga nggak malu untuk nanya. Sekarang memang belum bisa buktiin tapi yang penting mereka tahu aku mau coba. Netizen juga suka bilang just take a photo. Aku ketawa saja sih menanggapinya karena setiap orang punya proses masing-masing," paparnya.

Tak hanya dari orang lain, Dita Soedarjo juga mengaku pernah diremehkan oleh teman sendiri. Melihat ia hanya menyasar bisnisnya lewat online dan belum punya website apalagi butik, terkadang ada beberapa teman yang menyindirnya.

"Ada saja yang bilang, 'Ah Dita kok kamu jualan nggak pakai website?'. Website kan mahal yang penting pelaku untung. Aku nggak malu buat jualan online, yang penting halal dan nggak merugikan. Kadang cewek suka mendengarkan omongan teman-temannya jadi buat mereka nggak jadi diri sendiri. Temanku juga ada yang bilang aku socialite, terus aku take endorsement. Kalau barangnya aku suka, halal, ngapain worry buat image so much tapi kamu minta uang terus buat orangtua," ujar wanita pecinta es krim itu.

Di samping bisnis komersial, Dita Soedarjo juga punya kegiatan charity. Ia membuat Dignity Academy dengan mengajarkan para mantan TKW untuk memiliki keahlian khusus agar bisa mendapat pekerjaan lebih baik. Kini terdapat 20 orang mantan TKW yang pernah menjadi korban pemerkosaan atau kekerasan secara verbal maupun nonverbal sehingga mempunyai trauma mendalam. Demi bisa membantu mereka, Dita Soedarjo memberikan mereka kelas khusus untuk belajar nail art.

Selain itu, Dita Soedarjo juga berkecimpung dalam yayasan sosial dalam rangka membantu pendidikan anak yang dinamakan Let's Share. Sudah terdapat 56 murid di yayasan tersebut yang ditanggung biaya pendidikannya.

Di akhir kata, Dita Soedarjo menyarankan anak millenial yang mau coba berbisnis agar jangan takut mencoba dan tidak perlu malu. Ingat saja, untuk mencapai kesuksesan harus dimulai dari hal kecil.

"Yang penting percaya sama diri sendiri karena kadang mereka takut mencoba, minderan atau terlalu mikirin apa kata orang lain. Knowing your identity is everything dan tahu bahwa Tuhan menciptakan kamu dengan tujuan yang baik jadi jalani saja passion-mu. Jangan malu untuk mulai kecil-kecilan, anak millenial sekarang pengennya selalu instan dan cepat gede. Kalau mulai sendiri semua perlu proses dan waktu dan banyak belajar tapi di situ sangat seru," sarannya sebelum menutup perbincangan. 

(***)

Sumber: detik.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Ingin Buka Bisnis Penginapan? 5 Hotel Milik Artis Ini Bisa Dijadikan Referensi

Jika Sobiz ingin berbisnis di bidang properti, maka bisnis yang cukup populer dan menguntungkan adalah hotel dan resort. Bahkan artis pun juga turut meramaikan bisnis tersebut. Sangat wajar, sebab bis ...

Mulai Bangun Usaha Pengolahan Kertas Semen Yang Stabil Dengan Pinjaman Modal Dari Smartbisnis

Kepedulian terhadap lingkungan ternyata bisa berbuah manis dan mendatangkan laba. Rasa peduli itu bisa Sobiz wujdukan berupa mengolah kertas kantong semen bekas menjadi kerajinan berupa aneka tas, dom ...

Lebaran Telah Usai, 5 Peluang Usaha Ini Mendadak Langsung Ramai Dan Laku

Bicara bisnis setelah lebaran, ada beberapa usaha yang bakal ramai banget seusai lebaran ini. Buat Sobiz yang telah menjalankan usaha tersebut, ada baiknya siapkan waktu dan tenaga lebih buat menampun ...

Mengantongi Untung Saat Lebaran Dengan Menyewakan Lahan Parkir Kendaraan

Tingginya animo masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan untuk membeli kendaraan bermotor roda empat, tidak berbanding lurus dengan kepemilikan lahan pribadi yang cukup untuk memarkir ...

Meraup Keuntungan Dari Fenomena Game Online, Bisnis Ini Bisa Sobiz Coba

Kini main game tidak hanya sekadar hobi. Main game bisa juga dijadikan ajang olahraga zaman now yang sekarang dikenal sebagai e-sport. Di Indonesia sudah ada organisasi perkumpulannya dan dinamakan Pe ...

Belajar Dari Bisnis Sewa Modem Di Luar Negeri, Teknologi Wifi Kian Berkembang Menjadi Bisnis

Internet merupakan bahan utama bagi masyarakat zaman sekarang untuk mewujudkan aktualisasi diri mereka di dunia digital. Update di Instagram, foto di tempat wisata, ibaratnya telah menjadi oleh-oleh w ...

Temukan Banyak Referensi Bisnis Khusus di Bulan Ramadhan Hanya di Website Smartbisnis

Untuk menemukan peluang usaha yang cocok dengan Sobiz dan juga membuat sukses bukanlah hal yang mudah. Butuh analisa khusus, terutama Sobiz perlu tahu apa yang ada dalam diri Sobiz? Kemampuan apa saja ...

Berbagai Jenis Bisnis Yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Menggunakan Sosial Media Bersama Wifi.id Corner

Saat ini ada banyak sekali peluang untuk memulai usaha mulai dari modal sedikit  sampai dengan modal besar, khususnya usaha online. Berbisnis melalui sosial media contohnya adalah usaha rumah ...

Berbagai Jenis Usaha Dadakan di Bulan Ramadhan Yang Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain dijanjikan akan banyak ladang pahala, bulan Ramadhan juga menyimpan ladang rezeki. Banyak sekali orang menciptakan usaha dadakan selama bulan puasa den ...

Tips dan Trik Memulai Usaha Baru di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Bagi Sobiz yang mau memulai usaha, sekarang adalah saat yang tepat untuk bersiap-siap. Seperti diketahui, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perayaan Ramadhan h ...