Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Melirik Peluang Usaha Berbasis Kepentingan Sosial


0

Awal tahun akan menjadi sebuah awal yang baik jika dimulai dengan sesuatu yang tak hanya menguntungkan diri sendiri, namun juga menguntungkan orang sekitar. Salah satu cara yang dapat Sobiz lakukan adalah dengan memulai jenis bisnis sosial. Di era digital seperti sekarang, bisnis ini banyak diminati anak-anak muda karena selain memberikan banyak keuntungan dalam bentuk uang, usaha jenis ini juga dapat menambah kesejahteraan serta melindungi kelestarian lingkungan. Untuk lebih mengenal tentang bisnis sosial, yuk ketahui dulu definisinya.

Bisnis sosial adalah bisnis yang memiliki tujuan sosial dan menggunakan keuntungan perdagangan di pasar yang kompetitif untuk manfaat masyarakat. Umumnya, bisnis ini memang terdengar seperti aktivitas amal, karena pada awal dibentuk untuk menangani persoalan sosial atau lingkungan. Namun pada kenyataannya tak demikian. Bisnis ini tetaplah sebuah usaha di mana penjualan tetap menjadi kegiatan utamanya.

Hal yang membedakan hanyalah langkah mereka melakukan usahanya, cara penggunaan keuntungannya, serta keuntungan tersebut diutamakan untuk kesejahteraan masyarakat. Namun skema bisnis dari bisnis sosial berupa struktur pembiayaan yang meliputi keuangan, sosial, lingkungan, serta aliran keuntungan semua memiliki tujuan untuk pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang sekitarnya agar tetap lestari.

Berbeda dengan perusahaan konvensional di mana keuntungan perusahaan hanya akan dirasakan oleh pemilik perusahaan. Bisnis sosial yang berbasis pada masyarakat ini, keuntungan usaha akan dirasakan oleh semua pihak baik yang berkecimpung di dalamnya ataupun pihak yang ada di sekeliling tempat usaha. Keuntungan serta efek positifnya akan ditanggung secara bersama.

Walaupun pada dasarnya melakukan perniagaan, bisnis ini tetap tidak boleh profit oriented, bisnis ini juga harus memberikan dampak sosial dan dampak lingkungan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di mana bisnis tersebut berkembang.

Salah satu contoh bisnis sosial, seperti pengrajin sepatu yang menggunakan bahan kulit yang berasal dari peternak sapi lokal, pengrajin batik dengan menggunakan masyarakat sekitar sebagai sumber daya manusianya, bisnis bubur bayi dengan para pegawai yang berasal dari ibu-ibu sekitar, dan beragam ekonomi kreatif lainnya. Bisnis ini memang tidak menghasilkan omzet yang cepat dan besar. Namun jika diurus secara serius, bisnis ini dapat memberikan banyak keuntungan dan pelan-pelan akan menghasilkan omzet yang lumayan.

Untuk memulai bisnis sosial, Sobiz harus jeli melihat beragam peluang yang ada di masyarakat dan juga mau mendobrak inovasi yang kadang tak terpikirkan oleh pebisnis pada umumnya. Seorang pebisnis sosial harus berani melakukan aktivitas bisnis yang menurut orang lain tak menguntungkan untuk dilakukan. Sobiz harus jeli untuk melihat suatu peluang usaha bisa berkembang, terutama untuk kawasan yang kebanyakan ibu pekerja.

Nah itulah informasi mengenai bisnis sosial, cara menjalankannya, hingga contoh bisnis yang dapat dilakukan. Bagaimana, apakah Sobiz tertarik? Jika Sobiz masih bingung ingin memulai usaha apa, maka segera bergabung bersama Smartbisnis. Di sini, Sobiz akan mendapatkan berbagai tips, trik, informasi mengenai peluang usaha hingga dukungan dan bantuan dalam bentuk pinjaman modal mudah untuk memulai usaha Sobiz.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi www.smartbisnis.co.id dan temukan solusi terbaik untuk bisnis Sobiz. 

PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar