Chat with Us

Aktifkan STARBOX

5 Desainer Indonesia Siap Unjuk Gigi di Dubai Fashion Week 2017


0

Mungkin sudah menjadi impian semua desainer untuk bisa tampil di pertunjukkan fashion internasional. Tak terkecuali para desainer Indonesia yang mungkin selama ini namanya masih asing di telinga publik.

Jarang muncul di acara fashion tanah air bukan berarti desainer muda lainnya tak patut dilirik kemampuannya dalam merancang busana modest wear, mengingat kini modest wear tengah mewabahi tren fashion dunia. Permasalahan pun sering muncul, yakni minimnya wadah yang bisa menjembatani para desainer lokal berbakat dengan pasar internasional.

Dan demi mendukung kreatifitas lokal di mata dunia, Franka Soeria, seorang perwakilan WNI yang bermukim di Turki berkeinginan membantu para desainer Indonesia yang belum banyak dikenal publik. Mereka berkesempatan untuk menampilkan koleksi di acara pekan mode internasional, seperti Dubai Modest Fashion Week dan Indonesia Experience - Istanbul 2017.

"I believe in new talents. dan saya percaya bahwa Indonesia itu memiliki orang-orang yang kreatif dan berpotensi untuk bisa memajukan perekonomian bangsa ini. Saya juga sangat ingin mereka (para desainer modest wear lokal) untuk bisa menembus pasar Turki yang menjadi salah satu kiblat fashion busana muslim," ujar Franka, saat ditemui kumparan (kumparan.com) dalam acara Press Conference Dubai Modest Fashion Week, di Senayan City, Jakarta, Selasa (19/9).

Lebih lanjut, Franka menuturkan jika akan ada lima desainer yang tampil di Dubai Modest Fashion pada 8-9 Desember 2017 mendatang di Burj Khalifa Park, Uni Emirat Arab. Selain lima desainer tersebut, akan ada pula enam desainer lainnya yang menampilkan koleksi mereka di acara Indonesia Experience, Istanbul, pada 28 September 2017 di Conrad Bosphorus Hotel, Turki.

Dubai Modest Fashion Week sendiri merupakan salah satu pekan mode paling bergengsi di dunia, di mana pertunjukkan fashion ini diikuti lebih dari 20 negara di dunia. Menjadi salah satu negara yang bisa unjuk gigi di acara yang digelar sejak tahun 2016 itu membuat Franca berharap banyak desainer lainnya yang akan dibawa olehnya ke Dubai dan Turki.

"Saya berharap para fashion desainer tanah air ngga cuma bisa menampilkan karyanya saja, tapi juga harus bisa menjual karya mereka ke pasar dunia. Untuk Turki sendiri, Turki adalah negara yang dihuni oleh orang-orang yang pintar berjualan, dan Indonesia harus bisa mencontoh mereka dalam menjual koleksi mereka kepada para buyer yang nantinya akan hadir pada acara tersebut," tutur Franka.

"Indonesia harus memanfaatkan peluang ini dengan memperhatikan segala unsur fashion yang disesuaikan dengan kebiasaan culture para konsumen," sambungnya. 

Hadir pada kesempatan yang sama, mantan Ketua Indonesian Diaspora Network, Mohamad Al-Arief, mendukung penuh acara yang diharapkan bisa menjadi penyumbang terbesar sektor perekonomian bangsa Indonesia. 

"Saya bangga dengan apa yang dilakukan oleh para diaspora yang tersebar di seluruh dunia, salah satunya Franka yang mampu membangun akses pasar (industri fashion Indonesia) ke pasar internasional. Ini juga menjadi salah satu bentuk nasionalis para WNI yang ada di luar negeri," papar Arief.

Nantinya, para desainer Indonesia yang akan memamerkan karyanya di Indonesia Experience, Istanbul, menampilkan ragam trunkshow dan talkshow yang terdiri dari tiga sesi.

Misalnya saja seperti Irna Mutiara lewat labelnya Irna La Perle dan Anggia Handmade by Anggia Mawardi yang akan menghadirkan deretan busana evening wear. Ada pula Noore dari Apple Coast dan Jawhara Syari yang menampilkan busana unik nan inovatif. Lalu, untuk di segmen urban akan tampil desainer Sazy Zahra dan #Markamarie; kumpulan brand yang dikembangkan oleh Franka Soeria.

Sedangkan untuk Dubai Fashion Week 2017, desainer yang akan tampil adalah Sumayya & SSS, Devi Janeeta, Sad Indah, Anggia Handmade by Anggia Mawardi, serta brand padusi.co. 

(***)

Sumber: kumparan.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar