Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Cara Startup Asal Makassar Berdayakan Petani Kopi


0

Di tengah tren dan maraknya kedai-kedai kopi yang bertebaran di Indonesia, masih banyak dari mereka yang di balik layar kegiatan produksi kopi menderita.

Salah satunya dialami para petani kopi. Pendapatan mereka bisa dibilang tidak berbanding lurus dengan cukup pesatnya industri kopi sekarang.

Hal ini yang menjadi perhatian utama bagi Kopitani.id, startup yang bertujuan memberikan penghidupan lebih baik bagi petani kopi yang seakan terlupakan.

"Menurut kami, masalah tersebut terjadi karena tiga hal, yaitu rantai distribusi yang panjang, biaya produksi yang tinggi, serta kurangnya wadah untuk memasarkan hasil pertaniannya," ujar Robi Kurniawan, co-founder Kopitani.id, saat ditemui dalam acara Amplifive.

"Platform kopitani.id sendiri hadir untuk memutus rantai distribusi yang panjang tersebut sehingga petani dapat langsung memasarkan hasil pertaniannya ke end user," dia menambahkan.

Robi juga mengatakan, mereka berencana melakukan kerja sama dengan Habibie Garden untuk penerapan IoT (internet of things) agar biaya produksi yang tinggi bisa ditekan.

Selain itu, pihak Kopitani.id pun akan melakukan donasi, pendampingan, dan edukasi terhadap sekitar 5 ribu petani petani binaan dari sebelum hingga sesudah panen, sekaligus melakukan penanaman kembali terhadap pohon-pohon kopi yang sudah tidak produktif.

Startup berbasis website ini memiliki dua produk utama, yaitu green bean dan roasted bean. "Untuk green bean kami dapat dari petani binaan untuk diekspor. Namun kami masih dalam tahap pendampingan untuk memperkuat ekosistem di petani," katanya.

"Sedangkan yang roasted bean kami ambil dari roaster independen, lalu dikemas ulang dengan brand kami dan dipasarkan di Kopitani.id. Kami pun kini fokus di roasted bean dengan konsep B2C (business to consumer)," jelasnya.

Meski berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, Kopitani tidak hanya soal kopi Toraja. Masih ada nama-nama jenis kopi dalam negeri yang tidak kalah terkenal, seperti Gayo dan Kintamani.

Mereka pun berniat menjangkau pasar di seluruh Indonesia, salah satunya berdasarkan jaminan kualitas biji kopi yang mereka miliki lewat kerja sama dengan bean grader bersertifikat internasional, yang kebetulan juga berasal dari Makassar.

Target tersebut bercermin pada pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia dapat mencapai 5%-6% per tahun, sedangkan produksi kopi di Indonesia hanya tumbuh sekitar 1%.

Dalam tiga bulan mendatang, Kopitani.id berencana akan meningkatkan kualitas produknya dalam bersaing di ranah B2C secara lebih kompetitif, sekaligus menambah jumlah konsumennya menjadi sekitar 300 orang.

(***)

Sumber: detik.com 

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.

 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Durasi Video di Instagram Akan Jadi Satu Jam?

Saat ini Instagram kembali hadir dengan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah video dengan durasi hingga satu jam.  Memang belum teralisasi, namun langkah ini tampaknya me ...

Ingin Khatam Alquran Selama Ramadan? Ini 3 Aplikasi yang Wajib Dimiliki

Mengaji adalah cara terbaik agar hati dan pikiran menjadi tenang, apalagi di bulan yang penuh berkah banyak umat Islam berlomba-lomba dalam mencari pahala. Acapkali banyak pula yang masih belum bisa m ...

Bantu Tunanetra, Google Bangun Aplikasi Pemandu Jalan

Google tengah mengembangkan aplikasi yang dapat membantu tunanetra untuk hidup lebih mandiri. Raksasa teknologi ini mengatakan bahwa aplikasi bernama Lookout tersebut bakal dirilis pada tahun ini. ...

Instagram Stories Bakal Diramaikan Fitur Musik?

Instagram dikabarkan tengah menguji coba fitur baru. Fitur yang dimaksud memungkinkan pengguna untuk menambahkan musik ke Stories. Kendati begitu, belum jelas musik di Instagram Stories akan ditamp ...

Hampir Terwujud, Melakukan Panggilan Telepon Hanya dengan Kuku

Semasa kecil mungkn kamu pernah bermain berpura-pura menelfon dengan menggunakan peraga tangan kamu dengan meluruskan ibu jari dan kelingking sementara jari lainnya tertekuk. Hingga kini mungkin juga ...

Instagram Stories Jadi Tempat Beriklan Selama Ramadan

Bulan Ramadan kerap menjadi momen di mana aktivitas jual beli meningkat. Di saat inilah para pengiklan juga bersaing satu sama lain untuk menggaet konsumennya.  Facebook menjadi salah satu ...

Whatsapp Kian Terbatas, Pengguna di Bawah 16 Tahun akan Kena Blokir

Whatsapp akan menaikkan batas usia minimum penggunanya dari 13 tahun menjadi 16 tahun. Batas usia minimum ini akan diterapkan di Eropa. Perubahan batas usia dilakukan untuk mematuhi aturan privasi dat ...

Apple Dongkrak Pendapatan Lewat Konten Berbayar Apple News

Apple Inc akan mengintegrasikan aplikasi majalah Texture ke dalam Apple News yang akan mereka luncurkan sebagai layanan berita berlangganan premium. Hal itu diharap dapat menambah pendapatan Apple dar ...

Keren, TCASH Luncurkan Aplikasi Baru dengan 3 Fitur Seru!

Mengusung fitur unggulan terbaru membuat para pengguna Telkomsel yang setia menggunakan aplikasi TCASH dalam melakukan transaksi keuangan tanpa harus membawa uang cash. Aplikasi ini berupa TCASH Wa ...

Data Pengguna Bocor, Bagaimana Cara Cek Keamanan Akun Facebook Kita?

Data pengguna Facebook bocor. Di Amerika Serikat, sebanyak 87 juta data pengguna akun Facebook bocor ke konsultan politik Cambdridge Analytica. Di Indonesia, diperkirakan jumlah akun yang bocor mencap ...