Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Tips Hilangkan Rasa Cemas Berlebihan pada Anak


0

Apa kamu memiliki anak yang mempunyai rasa cemas yang tinggi? Si pencemas, bisa juga tumbuh dari pola asuh kamu. Si pencemas ini sering kali takut ditinggal sendiri, takut berpisah dengan kamu, hingga kurangnya rasa percaya diri ketika ia harus bersama teman-teman sebayanya.

Kondisi itu, biasanya terjadi pada anak usia 3 tahun yang mulai memiliki identitas diri namun masih butuh perlindungan orang terdekatnya.

Tanpa sadar, kamu mungkin terlalu sering memanjakan, melindungi secara berlebihan, hingga tidak memberi ia kesempatan mandiri. Itulah yang kemudian disebut maternal anxiety atau kecemasan orang tua melepas si kecil. 

Nah, sambil merefleksikan tentang pola asuh kamu, kamu bisa menghilangkan rasa cemas berlebihan bagi sang anak, lho;

Dorong mengungkapkan kecemasan

Pancing si kecil untuk mengungkapkan kecemasan yang ia rasa. Tanyakan penyebab ia tidak mau kamu tinggal bekerja misalnya. Dengar dan pahami perasaannya. 

Setelah ia selesai bicara, kamu bisa memberikan kata empati dan penjelasan baginya. Jelaskan bahwa semua akan baik-baik saja, sehingga tidak perlu cemas. Contohnya, “Sayang takut sendirian ya di rumah? Tenang Nak, mama akan segera kembali. Nanti main dulu sama Tante ya.”

Yakinkan kamu selalu ada 

Beri keyakinan pada anak jika kamu tidak meninggalkannya. Meski misalnya kamu pergi sementara, tapi kamu selalu menjaga dan siap sedia ketika si kecil membutuhkan bantuan. 

Kamu bisa menelepon atau video call bersama si kecil ketika berjauhan. Intinya, beri tahu anak jika kamu akan selalu terhubung dengannya dan selalu ada.

Bangun percaya diri

Anak mudah cemas biasanya disebabkan karena kurangnya percaya diri. Maka, membangun percaya diri bisa jadi langkah awal mengikis kecemasan pada anak. Misal, jika anak tidak berani dan cemas bermain dengan teman-temannya di taman, kamu bisa sekali waktu mengundang mereka untuk bermain di rumah kamu. 

Berilah si kecil ruang, dorongan, dan kesempatan untuk bisa berinteraksi dengan teman sebayanya. 

Senyum, salam, sapa

Tidak ada salahnya kamu mengajarkan anak untuk menerapkan 3S, yaitu senyum, salam, dan sapa. Lakukan itu kepada keluarga, kerabat terdekat, hingga ketika mengenalkan orang baru kepada anak. 

Suasana cair dan akrab itu, bisa jadi menurunkan kecemasan anak ketika bertemu dengan orang lain selain kamu.

Peluk dan lambaikan tangan

Saat akan meninggalkan anak, kamu bisa membiasakan pelukan sayang dan lambaian tangan. Sambil mengelus-elus lembut dan mencium keningnya, kamu bisa mengatakan “Mama, sayang Adik. Mama pergi sebentar ya, nanti Mama main lagi sama Adik.” 

Lalu, lambaikan tangan untuk membuat anak siap dengan perpisahan serta membangun pemahaman si kecil. (inf)

(***) 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar